Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

KAI Divre II Sumbar Pangkas 10.000 Ton Emisi Karbon, Angkut 2,89 Juta Penumpang

Hendra Efison • Jumat, 5 Juni 2026 | 14:46 WIB
KAI Divre II Sumbar memperkuat implementasi energi hijau melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Padang sejak Desember 2024.
KAI Divre II Sumbar memperkuat implementasi energi hijau melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Padang sejak Desember 2024.

PADEK.JAWAPOS.COM—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat penggunaan kereta api di wilayah tersebut berkontribusi menekan sekitar 10.000 ton emisi karbon sepanjang 2025 hingga Mei 2026. Dalam periode itu, layanan kereta api mengangkut 2.891.915 penumpang dan menjadi salah satu moda transportasi rendah emisi di Sumbar.

Pencapaian tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 pada 5 Juni. KAI Divre II Sumbar menilai transportasi berbasis rel menjadi bagian penting dalam mendukung target dekarbonisasi sektor transportasi nasional.

Dibandingkan kendaraan pribadi, kereta api menghasilkan emisi sekitar 30-40 gram CO₂ per penumpang per kilometer.

Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi yang dapat mencapai 150-200 gram CO₂ per penumpang per kilometer atau sekitar 75 persen lebih tinggi.

Baca Juga: Uji Balistik Peluru Nyasar UNP Digelar, Terungkap Ada 7 Dugaan Insiden dalam 16 Tahun

PLTS Stasiun Padang Perkuat Transformasi Hijau

Selain mengembangkan transportasi rendah emisi, KAI Divre II Sumbar juga memanfaatkan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Padang yang mulai beroperasi sejak Desember 2024 dengan kapasitas 40,7 kWp.

Pemanfaatan energi surya tersebut diperkirakan mampu menurunkan emisi karbon hingga 366 ton CO₂ setiap tahun, atau setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman sekitar 570 pohon.

Perusahaan juga menyiapkan pengembangan PLTS di Depo dan Kantor Divre II Sumbar serta Mess KAI Padang untuk memperluas penggunaan energi bersih di lingkungan operasional.

Baca Juga: BMKG Catat 17 Kali Gempa Bumi di Wilayah PGR VI Selama 29 Mei–4 Juni 2026

Dorong Budaya Transportasi Ramah Lingkungan

KAI Divre II Sumbar juga menjalankan program Green Movement melalui kebijakan Green Transportation Day setiap Kamis.

Program itu mendorong pekerja menggunakan kereta api, angkutan umum, sepeda, atau berjalan kaki sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan transportasi berbasis rel menjadi salah satu solusi mobilitas berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus mendukung upaya menghadapi perubahan iklim.

Dengan hampir 2,9 juta perjalanan dalam 17 bulan terakhir, kereta api semakin berperan sebagai moda transportasi yang tidak hanya aman dan efisien, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting Sumatera Barat dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia.(*)

Editor : Hendra Efison
#plts stasiun padang #kereta api ramah lingkungan #KAI Divre II Sumbar #transportasi rendah emisi #Pengurangan Emisi Karbon