PADEK.JAWAPOS.COM–Sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan mengalami hujan ringan pada Jumat (19/6/2026). Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk mempersiapkan perlengkapan pelindung hujan seperti payung maupun jas hujan guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Padang, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Pariaman. Sementara itu, Kota Solok dan Sawahlunto diprediksi mengalami kondisi udara kabur.
Selain potensi hujan, tingkat kelembapan udara di sebagian besar wilayah Sumbar juga tergolong tinggi, berkisar antara 74 hingga 99 persen. Kondisi tersebut dapat memengaruhi jarak pandang dan kenyamanan aktivitas masyarakat di luar ruangan.
Baca Juga: Dua Kali Naik dalam 9 Hari, BI Rate Tembus 5,75 Persen
Berikut rincian prakiraan cuaca di tujuh kota di Sumatera Barat pada Jumat, 19 Juni 2026:
Kota Padang
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu: 21–26 derajat Celsius
-
Kelembapan udara: 81–97 persen
Kota Solok
-
Cuaca: Udara kabur
-
Suhu: 21–25 derajat Celsius
-
Kelembapan udara: 83–94 persen
Kota Sawahlunto
Baca Juga: Problema Terminal Angkot di Kota Padang
-
Cuaca: Udara kabur
-
Suhu: 22–27 derajat Celsius
-
Kelembapan udara: 79–98 persen
Kota Padang Panjang
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu: 19–24 derajat Celsius
-
Kelembapan udara: 83–99 persen
Kota Bukittinggi
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu: 18–22 derajat Celsius
-
Kelembapan udara: 83–99 persen
Kota Payakumbuh
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu: 21–27 derajat Celsius
-
Kelembapan udara: 76–95 persen
Baca Juga: Bank Nagari Syariah: Dari Nilai Dijunjung ke Ekonomi Dirasakan
Kota Pariaman
-
Cuaca: Hujan ringan
-
Suhu: 24–29 derajat Celsius
-
Kelembapan udara: 74–95 persen
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca terkini, terutama bagi pengguna jalan, nelayan, maupun warga yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Perlu diketahui, prakiraan cuaca ini merupakan hasil analisis teknologi pemodelan cuaca berbasis komputer atau Numerical Weather Prediction (NWP). Karena dipengaruhi berbagai faktor atmosfer yang dinamis, kondisi cuaca aktual di lapangan dapat berbeda dari hasil prediksi yang telah dipublikasikan. (cr8)
Editor : Adetio Purtama