Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tenun Nagari Ampalu Dipersiapkan Tembus Pasar Internasional Lewat Program Kampung Zakat

Hendra Efison • Jumat, 10 Juli 2026 | 11:12 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama jajaran Baznas RI meluncurkan Program Kampung Zakat di Nagari Ampalu, Kabupaten Limapuluh Kota, yang menargetkan pengembangan tenun lokal hingga menembus pasar internasional.
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama jajaran Baznas RI meluncurkan Program Kampung Zakat di Nagari Ampalu, Kabupaten Limapuluh Kota, yang menargetkan pengembangan tenun lokal hingga menembus pasar internasional.

LIMAPULUH KOTA, PADEK.JAWAPOS.COM– Tenun khas Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, dipersiapkan menembus pasar internasional melalui Program Zakat Community Development (ZCD) Kampung Zakat.

Program kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, dan sejumlah lembaga terkait itu menjadikan pengembangan tenun sebagai sektor unggulan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Peluncuran Program Kampung Zakat dilakukan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Nagari Ampalu, Kamis (9/7/2026). Selain memperkuat ekonomi masyarakat, program tersebut juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal agar memiliki daya saing yang lebih luas.

Mahyeldi menilai pemilihan tenun sebagai fokus pemberdayaan merupakan langkah strategis karena tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya Minangkabau yang perlu terus dilestarikan.

"Kualitas produk harus terus dijaga, inovasi harus dikembangkan, dan pemasarannya harus diperkuat. Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan siap membuka akses pasar agar produk tenun Ampalu semakin dikenal dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Mahyeldi.

Pemberdayaan Pengrajin Jadi Fokus Utama

Menurut Mahyeldi, Program Kampung Zakat tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha produktif yang berkelanjutan.

Ia berharap para penerima manfaat dapat meningkatkan kapasitas usahanya sehingga mampu memperbaiki kesejahteraan keluarga.

Dengan perkembangan usaha yang konsisten, mustahik diharapkan dapat bertransformasi menjadi muzakki.

"Hari ini kita tidak hanya meluncurkan Kampung Zakat, tetapi juga membangun harapan baru bagi masyarakat. Zakat harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang melahirkan usaha-usaha produktif, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mempercepat kebangkitan ekonomi daerah," katanya.

Wakil Ketua BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional, Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEC., Ak., CPA, menjelaskan Program Kampung Zakat Nagari Ampalu didukung anggaran hampir Rp1,9 miliar.

Dana tersebut dialokasikan untuk sektor pertanian, peternakan, perkebunan, serta pemberdayaan kelompok penenun melalui Program ZCD.

Didukung Peralatan Modern hingga Akses Pasar

Khusus bagi kelompok penenun, BAZNAS menghadirkan berbagai fasilitas pendukung untuk meningkatkan produktivitas.

Bantuan meliputi peralatan tenun yang lebih modern, pelatihan keterampilan, pembangunan fasilitas produksi, hingga sistem pembayaran upah sejak awal proses produksi.

Menurut Mahdum, langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan kualitas hasil tenun sehingga lebih kompetitif di pasar.

"Kami berharap produktivitas meningkat, pendapatan pengrajin bertambah, dan produk tenun Ampalu mampu menembus pasar internasional melalui jaringan yang dimiliki BAZNAS RI," ujarnya.

Bupati Limapuluh Kota, H. Safni, menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan Kampung Zakat melalui penguatan produk unggulan daerah dan pemberdayaan masyarakat. 

Pada kesempatan yang sama, PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh juga menyerahkan bantuan pemasangan listrik gratis kepada tujuh rumah tangga kurang mampu di kawasan Kampung Zakat sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)

Editor : Hendra Efison
#Tenun Nagari Ampalu #Baznas RI #limapuluh kota #mahyeldi ansharullah #kampung zakat