PADEK.JAWAPOS.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Sabtu (18/7/2026) pukul 11.58.50 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa gempa tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Sianok.
Kepala Stasiun Geofisika Padangpanjang, Dr. Suaidi Ahadi menjelaskan, hasil analisis BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 0,24° Lintang Selatan dan 100,35° Bujur Timur, atau tepatnya di darat sekitar 7 kilometer barat laut Bukittinggi, Sumatera Barat, dengan kedalaman 5 kilometer.
"Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Sianok," kata Suaidi Ahadi.
Baca Juga: Gempa M4,7 Guncang Air Bangis Pasaman Barat, Dipicu Aktivitas Sesar Mentawai
Sementara itu, estimasi peta guncangan BMKG mengungkapkan gempa dirasakan di wilayah Bukittinggi dengan intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, terasa seperti ada truk berlalu, dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga laporan ini disampaikan, BMKG menyatakan belum menerima laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempa tersebut.
Belum Terjadi Gempa Susulan
BMKG juga menyampaikan bahwa hingga Sabtu (18/7/2026) pukul 12.20 WIB, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Perbatasan Meksiko-Guatemala, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Masyarakat diimbau hanya mengakses informasi resmi terkait gempa bumi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi, seperti akun media sosial @infoBMKG, situs www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id.(*)
Editor : Heri Sugiarto