Jalan IJD Payakumbuh–Sitangkai Rampung Tepat Waktu, Warga Limapuluh Kota Kini Nikmati Akses Mulus Tanpa Debu

Hendra Efison • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 06:36 WIB
Ruas Jalan Payakumbuh–Sitangkai di Kabupaten Limapuluh Kota selesai ditingkatkan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), menghadirkan akses yang lebih aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat.
Ruas Jalan Payakumbuh–Sitangkai di Kabupaten Limapuluh Kota selesai ditingkatkan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), menghadirkan akses yang lebih aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat.

HALABAN, PADEK.JAWAPOS.COM– Peningkatan ruas Jalan Payakumbuh–Sitangkai di Kabupaten Limapuluh Kota melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) resmi selesai tepat waktu. Jalan sepanjang 5,89 kilometer itu kini memberikan kenyamanan baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menghadapi jalan berdebu saat kemarau dan berlumpur ketika musim hujan.

Wali Nagari Tanjunggadang, Kecamatan Sago Halaban, Zamhar, mengaku masyarakat menyambut gembira rampungnya proyek tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang lebih baik langsung dirasakan warga karena aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar dan aman.

Ia mengatakan, sebelumnya pengguna jalan sering terganggu debu yang beterbangan ketika kendaraan melintas. Saat hujan turun, jalan dipenuhi lubang dan genangan sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat.

Kini, kondisi tersebut berubah. Meski masih ada beberapa bagian yang belum tersentuh perbaikan, ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan berat telah menjadi mulus dan nyaman dilalui kendaraan.

Zamhar juga menyebut rasa syukur masyarakat terlihat dari kebersamaan mereka menjamu para pekerja proyek untuk makan siang. Menurutnya, hal itu menjadi bentuk apresiasi atas selesainya pembangunan yang telah lama dinantikan warga.

BPJN Sumbar Pastikan Proyek Tuntas Sesuai Jadwal

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Priyandi Putra, didampingi Kepala Satuan Kerja PJN I Andi Mulya Rusli dan PPK I.2 Rio Andika, menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari program Inpres Jalan Daerah Tahun 2025.

Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Putra Hari Mandiri dengan nilai kontrak Rp42,77 miliar dari total pagu anggaran Rp51,49 miliar. Proyek dimulai pada 5 Desember 2025 dengan masa pelaksanaan selama 365 hari dan berhasil mencapai Provisional Hand Over (PHO) pada 2 Juli 2026.

Priyandi menyebut penyelesaian pekerjaan tepat waktu tidak lepas dari pengawasan intensif Koordinator Lapangan Yufrizal serta General Supervisor (GS) Risman Mukhtar yang memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi kontrak.

Selain di Limapuluh Kota, BPJN Sumbar juga telah menuntaskan dua paket pekerjaan jalan kabupaten di Kabupaten Agam.

Kedua proyek tersebut berada di Kenagarian Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, serta Kenagarian Mutiara, Kecamatan Tanjung Mutiara yang dikerjakan oleh PT Aura dengan General Supervisor Deni dan PPK M. Nasir.

Program IJD Dinilai Mampu Percepat Perbaikan Infrastruktur Jalan

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat, Ermizoprades, mengatakan Program Inpres Jalan Daerah dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Sumbar telah membantu mengurangi berbagai persoalan jalan provinsi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah provinsi masih mengusulkan penanganan 11 ruas jalan lainnya dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp293 miliar.

Ruas yang diusulkan antara lain Guguk Cino–Sitangkai, Batas Batusangkar–Guguk Cino, Abai Sangir–Sungai Dareh, Pangkalan–Sialang, Surantih–Langgai, hingga Manggopoh–Padang Lua yang persoalan pembebasan lahannya telah selesai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Agam, Ofrizon, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian dua ruas jalan kabupaten melalui Program IJD.

Menurutnya, kedua ruas tersebut memiliki peran strategis sebagai jalur alternatif menuju Kabupaten Padang Pariaman melalui Jalan Dama Gadang–Durian Jantung serta sebagai jalur evakuasi tsunami di ruas Jalan Ujuang Guguang–Simpang Kuranji.

Ia menilai program tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi Kabupaten Agam dalam beberapa tahun terakhir. Dengan selesainya proyek-proyek tersebut, konektivitas antardaerah di Sumatera Barat diharapkan semakin baik dan mampu mendukung aktivitas ekonomi maupun pelayanan masyarakat.(*)

Editor : Hendra Efison
Peningkatan Jalan IJD Jalan Payakumbuh Sitangkai limapuluh kota Inpres Jalan Daerah BPJN Sumbar