PADEK.JAWAPOS.COM –Putra daerah asal Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Marsekal Muda (Marsda) TNI Yostariza, S.E., M.Tr.Opsla, dipercaya mengemban jabatan Asisten Personalia (Aspers) Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau).
Perjalanan kariernya dari bangku SMA hingga menduduki jabatan strategis di Markas Besar TNI Angkatan Udara menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk meraih prestasi melalui pendidikan, disiplin, dan pengabdian.
Yostariza lahir di Lubukbasung pada 28 April 1971. Ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Lubukbasung sebelum mengikuti seleksi Akademi Angkatan Udara (AAU) dan lulus sebagai taruna angkatan 1993.
Semasa menjadi pelajar, Yostariza aktif dalam kegiatan Pramuka. Organisasi tersebut menjadi wadah yang membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian yang kemudian menjadi bekal selama menjalani karier militer.
Selepas menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Lubukbasung, ia berhasil lolos seleksi AAU dan memulai pengabdiannya sebagai penerbang tempur di TNI Angkatan Udara.
Berkarier sebagai Penerbang Tempur hingga Aspers Kasau
Setelah menyelesaikan pendidikan militer, Yostariza meniti karier sebagai perwira Korps Penerbang (Tempur) TNI Angkatan Udara. Seiring perjalanan pengabdiannya, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis.
Beberapa posisi yang pernah diembannya antara lain Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Manuhua Biak dan Kepala Dinas Administrasi Personel TNI Angkatan Udara (Kadisminpersau).
Kariernya terus berkembang hingga pada Januari 2025 dipercaya menjabat Asisten Personalia Kepala Staf Angkatan Udara (Aspers Kasau). Bersamaan dengan amanah tersebut, Yostariza mengemban pangkat Marsekal Muda (Marsda) TNI, atau perwira tinggi bintang dua di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Jabatan tersebut menjadi salah satu posisi strategis di Markas Besar TNI Angkatan Udara yang menangani pembinaan personel.
Kebanggaan Kabupaten Agam dan Sumatera Barat
Keberhasilan Marsda TNI Yostariza menambah daftar putra terbaik Kabupaten Agam yang mengabdikan diri kepada bangsa melalui TNI Angkatan Udara.
Perjalanan kariernya menunjukkan bahwa putra daerah mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional melalui dedikasi, pendidikan, dan kerja keras.
Kiprah Yostariza juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumatera Barat untuk terus belajar, membangun karakter sejak usia sekolah, serta berani memiliki cita-cita tinggi.
Pengalaman yang dimulai dari aktivitas Pramuka di SMA Negeri 1 Lubukbasung hingga dipercaya sebagai Aspers Kasau memperlihatkan bahwa konsistensi, kedisiplinan, dan semangat pengabdian dapat membuka jalan menuju tanggung jawab yang lebih besar.(mnf)
Editor : Hendra Efison