Biro Umum Setda Sumbar Kembangkan SIDARA, Digitalisasi Pemeliharaan Aset Daerah Berbasis Real Time

Hendra Efison • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB
Biro Umum Setda Sumbar kembangkan SIDARA untuk digitalisasi pemeliharaan aset daerah berbasis real time guna mendukung SPBE dan tata kelola.
Biro Umum Setda Sumbar kembangkan SIDARA untuk digitalisasi pemeliharaan aset daerah berbasis real time guna mendukung SPBE dan tata kelola.

PADEK.JAWAPOS.COM – Biro Umum Setda Sumbar mengembangkan SIDARA (Sistem Informasi Pemeliharaan Aset Daerah) sebagai inovasi digital untuk memperkuat tata kelola pemeliharaan Barang Milik Daerah (BMD). 

Sistem ini dirancang meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan aset sekaligus mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Pengembangan SIDARA dilakukan sebagai respons terhadap berbagai kendala dalam pengelolaan pemeliharaan aset yang selama ini masih berlangsung secara manual, mulai dari pengajuan perbaikan hingga penyusunan laporan.

Melalui aplikasi tersebut, seluruh proses pemeliharaan aset kini terintegrasi dalam satu platform digital.

Sistem mencakup pengajuan pemeliharaan, verifikasi, persetujuan, penjadwalan pekerjaan, pelaksanaan, dokumentasi, monitoring, hingga penyusunan laporan secara real time.

Dukung Tata Kelola Aset yang Lebih Efektif

Biro Umum Setda Provinsi Sumatera Barat menjelaskan, penggunaan SIDARA diharapkan mampu mempercepat penanganan kerusakan aset, mempermudah pemantauan kondisi aset, serta mendukung penyusunan perencanaan anggaran pemeliharaan berbasis data.

Pengembangan aplikasi ini juga mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 yang telah diubah dengan PP Nomor 28 Tahun 2020, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016, serta Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE.

SIDARA dilengkapi berbagai fitur, seperti sistem paperless, dashboard monitoring, notifikasi otomatis jadwal pemeliharaan, dokumentasi kondisi aset sebelum dan sesudah perbaikan, serta penyimpanan riwayat pemeliharaan secara digital.

Permudah Pengajuan hingga Monitoring

Dalam implementasinya, pengguna cukup masuk ke aplikasi, menginput data aset yang mengalami kerusakan, mengunggah foto, kemudian mengajukan permohonan pemeliharaan.

Selanjutnya, pengajuan diverifikasi oleh Pengurus Barang, memperoleh persetujuan pejabat berwenang, dijadwalkan untuk pelaksanaan pekerjaan, hingga diverifikasi setelah pekerjaan selesai.

Seluruh data otomatis tersimpan sebagai riwayat pemeliharaan dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan kebutuhan pemeliharaan pada periode berikutnya.

Pengembangan SIDARA dilakukan melalui tahapan identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan sistem, perancangan aplikasi, pembangunan basis data, pengembangan sistem, uji coba internal, penyempurnaan, implementasi, hingga monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

Targetkan Efisiensi dan Transparansi

Melalui inovasi ini, Biro Umum Setda Provinsi Sumatera Barat menargetkan peningkatan efektivitas pengelolaan pemeliharaan aset, percepatan pelayanan, transparansi, pengambilan keputusan berbasis data, serta efisiensi biaya pemeliharaan melalui penanganan kerusakan yang lebih cepat dan terencana.

SIDARA juga menghadirkan aplikasi berbasis web dan mobile yang dilengkapi database pemeliharaan aset, dashboard monitoring, sistem notifikasi otomatis, laporan digital, serta riwayat pemeliharaan elektronik.

Biro Umum Setda Provinsi Sumatera Barat berharap SIDARA menjadi fondasi digitalisasi pengelolaan aset daerah yang modern, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung optimalisasi umur ekonomis Barang Milik Daerah serta efisiensi penggunaan APBD melalui perencanaan pemeliharaan berbasis data.(*)

Editor : Hendra Efison
SIDARA Biro Umum Setda Sumbar Sistem Informasi Pemeliharaan Aset Daerah SPBE Sumatera Barat