Perairan Sumbar Berpotensi Gelombang 2,5 Meter hingga 23 Agustus

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:20 WIB
Kondisi gelombang laut di kawasan Pantai Padang, Rabu (19/8/2026). BMKG memprakirakan gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Sumbar pada 20–23 Agustus 2026. (Randi Z/Padeks)
Kondisi gelombang laut di kawasan Pantai Padang, Rabu (19/8/2026). BMKG memprakirakan gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Sumbar pada 20–23 Agustus 2026. (Randi Z/Padeks)

PADEK.JAWAPOS.COM— Perairan Sumatera Barat berpotensi mengalami gelombang hingga 2,5 meter disertai hujan ringan dan hujan petir selama periode 20–23 Agustus 2026. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di sejumlah perairan, sehingga pengguna jasa kelautan dan nelayan diimbau meningkatkan kewaspadaan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur menerbitkan prakiraan cuaca perairan Sumbar untuk periode tersebut. Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, meminta masyarakat memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di laut.

"Masyarakat serta pengguna moda transportasi laut diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini agar kegiatan operasional dan pelayaran dapat berlangsung secara aman," ujar Sahat, Rabu (19/8/2026).

Pada periode prakiraan, angin umumnya bertiup dari Tenggara menuju Timur dengan kecepatan 4–12 knots. Gelombang laut berada pada kategori rendah hingga tinggi, dengan potensi ketinggian maksimum 2,5 meter di Perairan Barat Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Pagai, Perairan Timur Siberut, dan Perairan Timur Sipora.

Potensi cuaca berbeda terjadi di sejumlah wilayah perairan. Perairan Agam–Pasaman Barat dan Perairan Barat Siberut berpotensi mengalami udara kabur, sedangkan hujan ringan diprakirakan terjadi di Perairan Barat Pagai, Perairan Pesisir Selatan, dan Perairan Timur Pagai.

Dalam perkembangan berikutnya, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga hujan petir. Potensi hujan petir secara khusus berada di Perairan Agam–Pasaman Barat, sementara udara kabur masih berpotensi terjadi di Perairan Barat Siberut.

Hujan ringan juga diprakirakan melanda Perairan Padang–Padang Pariaman dan Perairan Timur Siberut. Kecepatan angin pada periode ini berkisar 4–14 knots, dengan gelombang rendah hingga sedang dan potensi maksimum 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan yang sama.

Pada periode berikutnya, kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Hujan ringan berpotensi terjadi di Perairan Agam–Pasaman Barat, Perairan Padang–Padang Pariaman, Perairan Pesisir Selatan, dan Perairan Timur Siberut, sementara udara kabur masih berpotensi di Perairan Barat Siberut.

Arah angin diprakirakan dari Tenggara menuju Timur Laut dengan kecepatan 4–15 knots. Gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan potensi mencapai 2,5 meter di Perairan Barat Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Pagai, Perairan Timur Siberut, dan Perairan Timur Sipora.

Selain prakiraan cuaca, BMKG Maritim Teluk Bayur menerbitkan informasi pasang surut untuk mendukung operasional pelayaran dan aktivitas di dermaga pada 20 Agustus 2026. Fase pasang diprediksi berlangsung pukul 07.00–11.00 WIB dan 20.00–00.00 WIB, sedangkan fase surut pukul 01.00–05.00 WIB serta 13.00–17.00 WIB.(*)

Editor : Hendra Efison
gelombang 2 meter Sumbar cuaca perairan Sumbar prakiraan cuaca laut Sumbar gelombang tinggi Sumbar BMKG Maritim Teluk Bayur