PADEK.JAWAPOS.COM— Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Sumatera Barat mencatat 1,48 juta rekening dengan total simpanan Rp262,48 miliar hingga Juli 2025. Data tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat Roni Nazra dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Sumatera Barat 2026 di UPI Exhibition Hall, Kota Padang, Kamis (20/8/2026).
Roni mengatakan perkembangan tersebut tercermin dari jumlah rekening dan nominal tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) di Sumatera Barat. Program KEJAR diharapkan turut memperluas pemahaman serta akses pelajar terhadap layanan keuangan formal.
“Hingga Juli 2025, program KEJAR di Sumatera Barat telah mencapai 1,48 juta jumlah rekening simpanan pelajar dengan total simpanan mencapai Rp262,48 miliar,” ujar Roni.
Puncak HIM Sumatera Barat 2026 mengusung tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 500 peserta yang terdiri atas pimpinan dan asosiasi industri jasa keuangan, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah, guru serta pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Mahyeldi Dorong Budaya Menabung
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menilai kebiasaan menabung perlu dibangun sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan menyisihkan uang secara rutin dapat membantu membentuk generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial.
Mahyeldi juga menyebut kebiasaan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, akan terus mendukung pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Dukungan tersebut termasuk mendorong inovasi produk dan layanan keuangan agar semakin terjangkau, cepat, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi
Roni mengatakan Puncak HIM 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
Upaya tersebut juga dilakukan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). OJK terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan masyarakat yang semakin cakap mengelola keuangan dan inklusif dalam mengakses layanan keuangan.
Hari Indonesia Menabung diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebiasaan menabung sebagai bagian dari langkah menuju kemandirian finansial.(*)
Editor : Hendra Efison