BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumbar 11–13 September, 9 Daerah Siaga

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 00:35 WIB
BMKG ingatkan potensi banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem di Sumbar 11–13 September 2026. (Foto ilustrasi AI)
BMKG ingatkan potensi banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem di Sumbar 11–13 September 2026. (Foto ilustrasi AI)

PADEK.JAWAPOS.COM — BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat pada 11–13 September 2026. 

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Peringatan tersebut berdasarkan analisis dinamika atmosfer yang dilakukan Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, Decky Irmawan, menjelaskan, BMKG mendeteksi adanya sejumlah pola gangguan cuaca yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan intensif di beberapa wilayah Sumatera Barat.

"Pola tersebut meliputi Gelombang Rossby Equatorial, daerah pertemuan arus atau konvergensi, serta belokan angin (shearline) yang aktif di wilayah Sumatera Barat," kata Decky dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2026).

Selain itu, anomali Suhu Muka Laut di perairan barat Sumatera Barat terpantau bernilai positif. Kondisi tersebut turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang intensif di sejumlah wilayah.

Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau menetapkan kondisi SIAGA untuk Padang, Pariaman, Padangpariaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Pesisir Selatan, dan Solok.

Sementara itu, kondisi WASPADA berlaku di Limapuluh Kota, Tanahdatar, Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, dan sekitarnya selama periode 11–13 September 2026.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan serta kesiagaan terhadap kemungkinan kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

"Masyarakat diminta mengenali titik-titik yang rawan bencana dan memperbarui informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas," ujarnya.

Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau mencari lokasi yang aman. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan apabila terjadi peningkatan debit atau tinggi muka air sungai serta jatuhan material longsoran.

Masyarakat juga diminta melaporkan kejadian bencana dan mengikuti arahan petugas terkait dalam penanggulangan kebencanaan.

Informasi cuaca dan peringatan dini Sumatera Barat dapat diperoleh melalui aplikasi InfoBMKG untuk Android dan iOS serta akun Instagram @bmkgminangkabau. Masyarakat juga dapat menghubungi nomor WhatsApp 081268125907.(*)

Editor : Heri Sugiarto
11 September 2026 Cuaca Ekstrem Sumbar Cuaca Sumatera Barat Peringatan Dini BMKG BMKG Minangkabau