Exit Tol Bukittinggi–Sicincin Direncanakan di Pasar Amor, Trase Tak Lagi Lewati Kubang Putih

Hendra Efison • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB
Ilustrasi AI
Ilustrasi AI

PADEK.JAWAPOS.COM — Perencanaan trase dan exit Tol Pekanbaru–Padang ruas Bukittinggi–Sicincin telah disepakati. Exit tol direncanakan berada di kawasan Pasar Amor, Kabupaten Agam, sedangkan trase terbaru dipastikan tidak lagi melewati kawasan Kubang Putih.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dalam Rapat Pembahasan Persiapan dan Percepatan Pembangunan Tol Pekanbaru–Padang ruas Bukittinggi–Sicincin di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Jati, Kota Padang, Kamis (10/9/2026).

Andre mengatakan, perencanaan trase terbaru juga memperhatikan keberadaan permukiman masyarakat. Ia menegaskan pembangunan jalan tol tidak akan membelah kampung warga.

“Ndak ado kampung dibelah (tidak ada kampung yang akan dibelah),” tegas Andre.

Untuk wilayah tertentu seperti Banuhampu, kata Andre, pemerintah menyiapkan akses jaringan bypass, bukan jalur utama tol.

Menurut Andre, dirinya bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus turun langsung ke jorong-jorong yang terdampak pembangunan untuk berdialog dengan masyarakat dan ninik mamak.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memperlancar proses pembebasan lahan dengan tetap mengedepankan prinsip ganti untung bagi masyarakat.

Andre berharap proses pembebasan lahan dan persiapan pembangunan seksi Sicincin–Bukittinggi dapat berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan pengalaman pada ruas Padang–Sicincin sebelumnya.

“Kalau yang Padang–Sicincin prosesnya bertahun-tahun, kita berharap yang ini bisa diselesaikan dalam hitungan bulan. Tentu dengan dukungan semua pihak dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan kesiapan mengawal percepatan pembangunan ruas Bukittinggi–Sicincin, termasuk proses sosialisasi dan pembebasan lahan.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi mengatakan Pemprov Sumbar siap turun langsung melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat dan ninik mamak yang terdampak pembangunan.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap turun langsung ke lapangan, melakukan pendekatan secara persuasif dan berdialog dengan masyarakat serta ninik mamak yang terdampak,” ujar Arry.

Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Agam, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Sumbar, serta PT Hutama Karya (Persero) selaku pengembang Jalan Tol Trans Sumatera.

Pertemuan menjadi bagian dari upaya menyinergikan langkah pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak pelaksana dalam mempercepat pembangunan ruas Bukittinggi–Sicincin.(*)

Editor : Hendra Efison
Tol Bukittinggi-Sicincin Exit Tol Pasar Amor Trase Tol Kubang Putih Andre rosiade