Dihantam Ombak Besar di Bukit Lampu Padang, Dua Pemancing Terjatuh ke Laut

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 13:40 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pemancing yang terjatuh di tebing karang Bukit Lampu, Bungus Teluk Kabung, Padang, Minggu (13/9/2026). (Foto: Kantor SAR Kelas A Padang)
Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pemancing yang terjatuh di tebing karang Bukit Lampu, Bungus Teluk Kabung, Padang, Minggu (13/9/2026). (Foto: Kantor SAR Kelas A Padang)

PADEK.JAWAPOS.COM— Dua pemancing terjatuh ke laut setelah ombak besar menghantam tebing karang di kawasan Bukit Lampu, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Minggu pagi (13/9/2026).

Kedua korban sedang memancing di tepi batuan karang di bawah lokasi Vessel Traffic Service (VTS) Bukit Lampu Teluk Bayur. Ombak besar tiba-tiba menghantam tebing hingga keduanya kehilangan keseimbangan dan terlempar ke laut.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 06.30 WIB. Kedua pemancing bertolak dari rumah masing-masing menuju area tebing karang tersebut.

Saat berdiri di atas tebing dan mendekati tepian jurang, gelombang tinggi tiba-tiba menghantam lokasi mereka. Kuatnya hempasan ombak membuat keduanya terjatuh ke perairan.

Satu Korban Luka, Satu Diselamatkan Nelayan

Korban pertama, Asriadi (46), warga Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, berusaha berenang menuju tepian setelah terjatuh ke laut.

Pria yang bekerja sebagai pekerja swasta itu akhirnya berhasil memanjat batu karang. Ia selamat, tetapi mengalami luka terbuka pada tumit kanan dan dugaan patah tulang pada bagian bawah lutut kanan.

Sementara itu, korban kedua, Yatman Pitor (39), warga Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, bertahan di tengah laut dengan berpegangan pada sebilah kayu yang mengapung.

Perahu payang milik nelayan setempat kemudian melintas di sekitar lokasi. Nelayan melihat keberadaan Yatman dan segera menaikkannya ke atas kapal.

Nelayan membawa Yatman ke daratan dalam kondisi selamat. Korban sempat menelan banyak air laut.

Tim SAR Kerahkan Tujuh Personel

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, membenarkan kejadian tersebut. BPBD Kota Padang melaporkan peristiwa itu kepada Kantor SAR pada pukul 08.24 WIB.

"Kami langsung mengerahkan tujuh personel tim rescue menuju lokasi awal kejadian perkara (Last Known Position/LKP) pada pukul 08.45 WIB. Tim bergerak menggunakan mobil penyelamat (rescue car) serta membawa kelengkapan evakuasi darat dan perairan, peralatan medis, alat komunikasi, hingga drone thermal untuk memantau medan penanganan," ujar Hendri, Minggu (13/9/2026).

Hendri mengatakan warga dan nelayan lokal lebih dahulu mengevakuasi satu korban. Sementara itu, tim SAR menangani korban yang mengalami cedera pada ekstremitas bawah dan membawanya untuk mendapatkan perawatan medis.

"Satu korban telah dievakuasi terlebih dahulu oleh warga sekitar. Adapun korban yang mengalami luka robek serta dugaan patah tulang kaki langsung ditangani dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut," tutur Hendri.

Medan Tebing Curam Hambat Evakuasi

Lokasi kejadian berjarak sekitar 32 kilometer melalui jalur darat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang. Titik kejadian berada pada koordinat 1°02'35.2"S 100°22'47.8"E.

Medan tebing yang curam membuat proses evakuasi membutuhkan peralatan mountaineering. Petugas juga harus meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah risiko terhadap korban maupun tim penyelamat.(*)

Editor : Hendra Efison
Bukit Lampu Padang pemancing jatuh ke laut ombak besar bungus teluk kabung kantor SAR padang