PADEK.JAWAPOS.COM– Kerja sama Sumatera Barat dengan Provinsi Jeonbuk, Korea Selatan, telah menghasilkan program Saemangeum Hangeul Hakdang Indonesia (SHHI) di SMKN 2 Padang. Sejak 2023, program tersebut berlangsung dalam tiga periode dengan jumlah peserta lebih dari 300 orang.
Peserta SHHI berasal dari siswa, guru, mahasiswa, aparatur sipil negara (ASN) hingga masyarakat umum. Program ini tidak hanya mengenalkan bahasa Korea, tetapi juga budaya melalui peringatan Hangeul Day, pembuatan kerajinan dan masakan Korea serta pertunjukan budaya.
Program tersebut juga melahirkan Pojok Korea sebagai ruang pengenalan bahasa dan budaya Korea.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumatera Barat, Ezeddin Zain, mengatakan kerja sama dengan Jeonbuk menjadi pintu masuk untuk memperluas kolaborasi di bidang pariwisata, pendidikan, ekonomi kreatif hingga pengembangan generasi muda.
Pesan itu disampaikan Ezeddin saat mewakili Gubernur Sumbar dalam gala dinner penyambutan delegasi Pemerintah Provinsi Jeonbuk di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Jumat (18/9/2026) malam.
Menurut Ezeddin, pertukaran budaya dapat membuka ruang saling pengertian antarmasyarakat sekaligus memperkuat hubungan antarwilayah.
“Promosi Budaya Asia 2026 yang mempertemukan budaya Jeonbuk dengan budaya Sumatera Barat merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan kekayaan budaya masing-masing, sekaligus membangun ruang interaksi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Hubungan Sumbar dan Jeonbuk dibangun sejak 2023 melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) pembentukan kerja sama Sister Province pada 16 Februari 2023 di Istana Basa Pagaruyung, Tanah Datar.
Kerja sama tersebut diperkuat melalui penandatanganan Memorandum Saling Pengertian (MoU) pada 25 Oktober 2025 di Provinsi Jeonbuk, Korea Selatan.
Direktur Foreigner and International Policy Affairs Provinsi Jeonbuk, Korea Selatan, Mrs. Kim Munkang, mengatakan kerja sama sejak penandatanganan LoI telah menghasilkan sejumlah kegiatan, termasuk kelas Bahasa Korea Padang Saemangeum dan keikutsertaan dalam Jeonbuk Fermented Food Expo.
Ia berharap hubungan Jeonbuk dan Sumatera Barat terus berkembang di bidang budaya, ekonomi, dan pendidikan.
Gala dinner ditutup dengan pertukaran pertunjukan budaya. Tamu undangan menyaksikan kesenian saluang, sementara delegasi Jeonbuk menampilkan Taekwondo dan Pansori melalui pertunjukan Simcheongga.(*)
Editor : Hendra Efison