Gempa Mentawai M4,6, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:27 WIB

 

Gempa bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat (9/10/2026) pukul 16.47 WIB. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. (BMKG)
Gempa bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat (9/10/2026) pukul 16.47 WIB. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. (BMKG)

PADEK.JAWAPOS.COM — Gempa Mentawai M4,6 mengguncang wilayah Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat (9/10/2026) pukul 16.47 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik tersebut tidak berpotensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Tony Agus Wijaya, mengatakan BMKG memperbarui parameter gempa dengan magnitudo M4,6 berdasarkan hasil analisis terbaru.

"Berdasarkan hasil pemodelan, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan," kata Tony, Jumat sore.

Gempa Mentawai M4,6 Berpusat di Laut

BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 1,89 Lintang Selatan dan 100,12 Bujur Timur. Titik tersebut terletak di laut, sekitar 56 kilometer arah timur laut Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai.

Gempa itu memiliki kedalaman sumber 8 kilometer. Berdasarkan lokasi dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengklasifikasikan peristiwa tersebut sebagai gempa bumi dangkal.

"Gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar Mentawai," ujar Tony.

Guncangan Gempa Mentawai M4,6 Dirasakan di Mentawai

Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap, gempa menimbulkan getaran dengan intensitas III pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) di wilayah Kepulauan Mentawai.

Pada intensitas III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai getaran akibat truk yang melintas.

Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai kerusakan akibat gempa tersebut. Pemantauan BMKG hingga pukul 17.06 WIB juga belum mencatat adanya gempa susulan atau aftershock.

BMKG Imbau Warga Tetap Tenang

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Sebelum kembali memasuki rumah, masyarakat dianjurkan memeriksa kondisi bangunan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," kata Tony.

Masyarakat dapat mengakses informasi resmi melalui Instagram dan Twitter @infoBMKG, situs www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, serta kanal Telegram t.me/InaTEWS_BMKG.

Informasi juga tersedia melalui aplikasi seluler untuk iOS dan Android dengan nama wrs-bmkg atau infobmkg. (cc1)

Editor : Hendra Efison
bmkg Sesar Mentawai Pulau Sipora gempa sumatera barat