PADEK.JAWAPOS.COM–Prakiraan cuaca di tujuh kota di Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (20/10/2026) menunjukkan kondisi yang beragam, mulai dari hujan ringan, udara kabur, hingga berawan. Warga diimbau mencermati kondisi cuaca di wilayah masing-masing sebelum beraktivitas.
Berdasarkan data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Padang dan Sawahlunto.
Sementara itu, kondisi udara kabur diprakirakan terjadi di Kota Solok, Padang Panjang, Bukittinggi, dan Payakumbuh. Adapun Kota Pariaman diprakirakan mengalami cuaca berawan.
Baca Juga: Cegah Longsor dan Alih Fungsi Lahan, UGM Dorong Perlindungan Tanah Ulayat di Agam
Suhu udara di tujuh kota tersebut berada pada kisaran 18–33 derajat Celsius. Bukittinggi diprakirakan menjadi kota dengan suhu minimum terendah, yakni 18 derajat Celsius. Sementara itu, suhu maksimum tertinggi diprakirakan terjadi di Pariaman, mencapai 33 derajat Celsius.
Kelembapan udara di sejumlah kota juga relatif tinggi, dengan kisaran 62–99 persen. Kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan masyarakat dalam merencanakan kegiatan di luar ruangan.
Prakiraan Cuaca dan Suhu Tujuh Kota di Sumbar
Berikut rincian prakiraan cuaca, suhu udara, dan kelembapan di tujuh kota di Sumbar berdasarkan data dalam narasi:
Baca Juga: Yogi Buana Putra Pimpin KNPI Dharmasraya Periode 2026–2029
| Kota | Prakiraan Cuaca | Suhu Udara | Kelembapan |
|---|---|---|---|
| Padang | Hujan ringan | 22–28°C | 80–98% |
| Solok | Udara kabur | 21–30°C | 71–97% |
| Sawahlunto | Hujan ringan | 22–32°C | 62–99% |
| Padang Panjang | Udara kabur | 20–27°C | 79–99% |
| Bukittinggi | Udara kabur | 18–26°C | 82–99% |
| Payakumbuh | Udara kabur | 22–30°C | 66–95% |
| Pariaman | Berawan | 25–33°C | 76–94% |
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perubahan cuaca melalui informasi resmi BMKG. Prakiraan cuaca dapat berbeda menurut kecamatan dan waktu pengamatan. Data BMKG untuk 20 Oktober 2026, misalnya, menunjukkan perubahan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kota Padang sepanjang hari. (cr8)
Editor : Adetio Purtama