Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ini Dia Incaran Pecinta Durian: Durian Gunuang Rajo, Kulit Tipis Daging Tebal

Novitri Selvia • Selasa, 22 November 2022 | 11:36 WIB
DIMINATI: Bupati Tanahdatar memperlihatkan durian gunuang rajo pada Festival Galiek Durian Nagari Gunung Rajo, Sabtu (12/11) lalu.(IST)
DIMINATI: Bupati Tanahdatar memperlihatkan durian gunuang rajo pada Festival Galiek Durian Nagari Gunung Rajo, Sabtu (12/11) lalu.(IST)

Durian gunuang rajo sudah terkenal sejak dahulunya. Selain karena daging durian yang tebal, juga karena rasanya yang nikmat. Uniknya, durian gunuang rajo ini meskipun sudah masak tidak gampang rengkah, dan bisa untuk dibawa jauh.

Saat ini durian tersebut sudah banyak dibawa ke luar daerah bahkan luar provinsi. Gunuong Rajo merupakan salah satu nagari yang terletak di Kecamatan Batipuh, terdiri dari dua jorong yakni Jorong Gunuong Rajo Utara dan Jorong Gantiang.

Di kedua jorong itu, batang durian hampir sama banyak tumbuh yang merupakan milik warga setempat. Sejak dahulunya hingga sekarang durian gunuang rajo merupakan durian asli dari wilayah setempat. Meskipun warga sudah pernah mencoba menanam durian lain seperti durian bangko, durian montong, namun tidak cocok tumbuh di wilayah tersebut.

Pada umumnya di Nagari Gunuong Rajo, hampir setiap rumah warga memiliki batang durian. Bahkan ada yang satu pemilik memiliki kebun durian hingga sampai 60 batang. Hingga saat ini tradisi maunyian (menunggu) durian masih bertahan di wilayah setempat.

Bahkan, sudah semacam tradisi tidak tertulis di wilayah itu jika durian tidak boleh diambil saat masih muda atau belum masak. Durian di sana hanya boleh dikumpulkan apabila sudah masak dan jatuh dengan sendirinya.

Durian di Gunuang Rajo terkenal berkulit tipis tapi tahan sampai hari dan tidak rengkah. Rasa buah duriannya asin, tebal, dan terasa tekstur/serat duriannya. Oleh karena itu, buah durian di sana banyak dicari dan diminati pembeli hingga luar provinsi seperti Medan, Jakarta, Pekanbaru, Surabaya, dan daerah lainnya.

Sejak beberapa tahun terakhir, musim durian di Nagari Gunuang Rajo sendiri bisa terjadi dua kali dalam setahun. Hal itu menjadi berkah bagi warga setempat yang notabene banyak memiliki pohon durian.

Meski durian itu dijual bulat-bulat dan tidak diolah menjadi produk makanan, namun tetap digemari dan ditunggu pembeli. Namun, ke depan pihak nagari tengah mencanangkan untuk memproduksi olahan makanan dari bahan durian agar memiliki potensi yang lebih menjanjikan.

Sekretaris Nagari (Seknag) Gunuang Rajo Hariadi Rahmat mengatakan, durian di Gunuang Rajo sudah ada sejak dahulunya. Hampir setiap warga memiliki batang durian. “Jadi tradisi kita disini masih bertahan seperti masih adanya manunggui durian, dan sudah seperti aturan tidak tertulis dimana durian disini tidak boleh diambil saat masih muda. Artinya durian disini jatuh sendiri apabila sudah masak,” terangnya.

Dia juga menyebutkan, durian yang ada di Gunuang Rajo dijual kepada tauke yang merupakan anak nagari setempat. “Nantinya tauke itulah yang menjual keluar sesuai permintaan yang kadang kala datang dari luar daerah, bahkan hingga ke Pulau Jawa dan provinsi tetangga,” terangnya.

Dalam sehari saja, sebut seknag, diperkirakan lebih dari 15ribu buah durian dioper keluar daerah untuk memenuhi permintaan. Meskipun ada tanaman lain atau tumpang sari di kebun warga, namun tanaman durian tetap lebih dominan, hingga saat musim durian, itu menjadi penambah omzet warga.

Sekretaris Nagari (Seknag) Gunuang Rajo Hariadi Rahmat menyebut, pihak pemerintah nagari setempat ke depannya tengah mewacanakan agar durian yang ada di nagari tersebut akan dikelola menjadi produk makanan dari bahan durian.

“Kita melalui ibu-ibu PKK di sini juga telah mempelajari membuat produk dari bahan durian. Sejauh ini sudah ada rencana namun memang masih belum diterapkan. Ke depan hal ini akan dicoba untuk dilakukan, “ terangnya.

Durian gunuang rajo bahkan diangkat menjadi satu nagari satu iven. Bahkan dari beberapa nagari yang telah menggelar pelaksanaan kegiatan serupa, Nagari Gunuang Rajo memiliki keistimewaan dengan tema tematik tersebut.

Hal itupun mendapat apresiasi dari pimpinan daerah Tanahdatar saat pelaksanaan Festival Galiek Durian Nagari Gunung Rajo, Sabtu (12/11) lalu. Iven itu resmi dibuka Bupati Tanahdatar Eka Putra, didampingi Wakil Walikota Padangpanjang, Ketua DPRD Tanahdatar Rony Mulyadi Dt. Bungsu, Anggota DPRD Tanahdatar Beni Remon, Bupati Periode 2005-2015. Shadiq Pasadigoe, Kertua TP PKK Tanahdatar, Ny. Lise Eka Putra, Camat, Wali Nagari, Perantau, Bundo Kanduang dan juga tokoh masyarakat setempat.

Event Galiek Durian Gunuang Rajo yang mengangkat potensi daerah berbalut kalender Satu Nagari Satu Event itu berlangsung meriah dengan berbagai penampilan tari kreasi dan aneka makanan berbahan baku durian yang dihadirkan di stand bazar yang disediakan.

Walau lokasi lapangan sepak bola Nagari Gunuang Rajo sedikit basah akibat diguyur hujan, tak menyurutkan niat masyarakat menyaksikan perhelatan anak nagari yang mengangkat potensi daerah tersebut.

Bupati Tanahdatar Eka Putra,  yang membuka secara resmi Satu Nagari, Satu Event dan merupakan putaran ke-14 di tahun 2022 itu, di lapangan bola kaki tersebut mengatakan, event Galiek Gunuang Rajo mengangkat potensi daerah dimana durian Gunuang Rajo ini sudah terkenal.

Bupati Eka Putra katakan, alek Gunuang Rajo Event Galiek Gunuang Rajo yang tematik ini akan menjadi sejarah yang mana di nagari ini telah sukses menggelar alek nagari yang mengangkat potensi daerah.

“Nagari Gunuang Rajo sudah dikenal di berbagai daerah bahkan diluar Provinsi Sumatera Barat akan duriannya yang enak, memiliki rasa yang khas, dari itu saya juga apresiasi Event Galiek Durian Gunuang Rajo ini,” ucapnya.

Wali Nagari Gunuang Rajo Erizal Dt. Kayo mengatakan, pada event ini ditampilkan berbagai produk dari durian seperti cake durian, ada stand UP2K PKK, galiek (galamai/dodol) rasa durian, dan aneka kuliner lainnya.  (*)

Editor : Novitri Selvia
#Nagari Gunuang Rajo #Durian Gunuang Rajo #Jorong Gantiang #durian