Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

60 Korban Banjir Bandang Tanahdatar Tempati Rumah di Ladang Laweh Rambatan

Hendra Efison • Rabu, 7 Mei 2025 | 16:28 WIB

Wajah ceria warga menempati rumah hunian tetap (huntap) di Padang Laweh Rambatan mulai Rabu (7/5/2025).
Wajah ceria warga menempati rumah hunian tetap (huntap) di Padang Laweh Rambatan mulai Rabu (7/5/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM Sebanyak 60 korban banjir bandang yang terjadi tahun lalu di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menerima bantuan rumah hunian tetap (Huntap) dari Pemerintah Daerah.

Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra di lokasi pembangunan Huntap di Ladang Laweh, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan, Rabu (7/5/2025).

Salah satu penerima bantuan, Nursal, warga Jorong Panti, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah. “Kami bersyukur atas bantuan hunian layak tetap ini. Kami akan merawatnya dengan baik,” ujarnya.

Rumah Nursal sebelumnya hanyut terseret arus banjir bandang yang memorakporandakan kawasan tersebut.

Bupati Eka Putra menjelaskan bahwa bantuan rumah ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. “Alhamdulillah rumah ini selesai beberapa bulan lalu, namun baru bisa diserahkan hari ini karena proses administrasi,” kata Eka.

Rumah yang diserahkan merupakan tipe 36, dilengkapi dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Selain itu, kawasan Huntap juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti aula pertemuan, mushalla, dan area bermain anak.

“Meski mungkin lokasinya jauh dari tempat tinggal sebelumnya, kami harap para penghuni merasa nyaman. Ini bentuk tanggung jawab kita untuk memberi tempat layak dan aman,” lanjut Eka.

Selain program Huntap, Pemda Tanahdatar juga tengah membangun 141 unit hunian mandiri yang kini dalam proses konstruksi. Proyek ini sempat terkendala penyelesaian lahan, namun sudah teratasi berkat dukungan ninik mamak setempat.

Tak hanya fokus pada tempat tinggal, pemerintah juga menggulirkan program normalisasi lahan pertanian dan sungai, serta pembangunan enam sabo dam untuk mengendalikan aliran air demi mencegah bencana serupa.

Hadir dalam acara penyerahan itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Arry Yuswandi, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III, Ketua DPRD Tanahdatar Anton Yondra, unsur Forkopimda, dan jajaran TNI.

Arry Yuswandi menambahkan bahwa pembangunan rumah ini merupakan bagian dari program nasional penyediaan rumah layak huni bagi korban bencana, dengan anggaran bersumber dari APBN melalui Kementerian PUPR.

“Ini bentuk kepedulian bersama. Lokasi ini juga dipilih karena dianggap rendah risiko bencana ke depan,” ujarnya.

Pemerintah berharap, dengan adanya fasilitas hunian tetap ini, warga terdampak bisa bangkit dan memulai hidup baru dalam lingkungan yang lebih aman dan nyaman.(*)

Editor : Hendra Efison
#Ladang Laweh Rambatan #Resmi Tempati Huntap #60 Korban Banjir Bandang Tanahdatar