Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Ketua TP PKK Lise Eka Putra, Dandim 0307, dan Kapolres Padangpanjang. Rombongan langsung melihat kondisi tempat pengungsian yang berada di wilayah Kecamatan X Koto.
Bupati menyerahkan bantuan berupa kasur, perlengkapan kebutuhan balita, serta susu untuk anak-anak. “Kami datang melihat langsung kondisi pengungsi, memantau kesehatan, serta memastikan kebutuhan mendesak bagi bayi, balita, dan orang tua,” katanya di lokasi.
Pengungsi Capai 161 Orang
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah meninjau sejumlah wilayah terdampak bencana. Salah satu lokasi yang terdampak parah berada di Nagari Sumpur.
“Tadi siang kami meninjau banjir yang menghanyutkan rumah warga. Ada 14 rumah hanyut dan sekitar 32 rumah lainnya terancam,” ujarnya.
Jumlah pengungsi di posko X Koto tercatat sebanyak 161 orang, dengan 12 di antaranya masih berusia balita. Untuk memenuhi kebutuhan logistik, pemerintah kabupaten akan mendirikan dapur umum langsung di kecamatan tersebut.
Sebelumnya, kebutuhan makanan bagi pengungsi dipasok dari dapur umum di Nagari Batu Taba. Dengan pendirian dapur umum baru, diharapkan distribusi logistik bisa lebih cepat dan merata.
Ketua TP PKK menyemangati para pengungsi agar tetap kuat dan mematuhi seluruh imbauan dari pemerintah nagari hingga kabupaten. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pengungsian.
“Mari kita jaga kebersihan dan mengajarkan anak-anak membuang sampah pada tempatnya, supaya tempat pengungsian selalu bersih,” ucapnya.
Di akhir kunjungan, pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah provinsi dan pusat segera hadir untuk pemulihan fasilitas yang rusak akibat banjir bandang.
"Pemerintah kabupaten memastikan pemantauan kondisi pengungsi terus dilakukan secara berkala," tegas Eka.(*)
Editor : Heri Sugiarto