PADEK.JAWAPOS.COM — Curah hujan tinggi sejak dini hari memicu banjir bandang yang melumpuhkan akses lalu lintas di Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Jumat (24/04/2026).
Peristiwa ini menyebabkan jembatan Aramco tertimbun material dan mengancam sejumlah titik permukiman warga.
Wali Nagari Padang Laweh Malalo, Akhyari, mengungkapkan hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak pukul 04.00 WIB tanpa jeda.
Kondisi tersebut menyebabkan debit air dari kawasan persawahan di dataran tinggi meningkat drastis hingga membawa material ke badan jalan.
Baca Juga: Kloter I Haji Embarkasi Padang Tiba di Madinah, 391 Jemaah PDG 01 Selamat dan Sehat
“Karena curah hujan dari pukul 04.00 subuh tidak berhenti, mengakibatkan debit air sangat tinggi. Hal ini mengakibatkan areal dekat jembatan Aramco sudah tertimbun separuh yang juga disebabkan debit air persawahan di atas,” ujar Akhyari, Jumat sore.
Luapan air yang menggenangi badan jalan sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh total.
Dalam situasi darurat itu, berbagai unsur pemerintah bergerak cepat turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
“Alhamdulillah, gerak cepat dari Pemkab sangat luar biasa. Seluruh unsur turun langsung ke lokasi, mulai dari Sekda, Kepala Dinas PU, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah nagari. Semua bersinergi di lapangan,” katanya.
Selain pemerintah, peran masyarakat dan pemuda setempat turut menjadi kunci dalam percepatan penanganan.
Baca Juga: Tiga Atlet Domino Sumbar Siap Tampil di Kejurnas ORADO 2026 Bogor, Target Ukur Kualitas Nasional
Sebelum alat berat tiba, warga secara swadaya membantu pengguna jalan menyeberang di tengah kondisi akses yang terputus.
“Saat akses jalan terputus, pemuda dan masyarakat bahu-membahu membantu warga yang ingin menyeberang. Semuanya turun bersama tanpa melihat lelah demi kelancaran akses,” tambahnya.
Upaya penanganan mulai menunjukkan hasil setelah alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, usai pelaksanaan salat Jumat.
Material yang menimbun jembatan Aramco di Jorong Tanjung Sawah berhasil dibersihkan sehingga kendaraan sudah dapat melintas kembali.
Baca Juga: PLN Nyalakan Listrik Sekolah Rakyat Dharmasraya, Daya 197 kVA Siap Dukung Pendidikan hingga SMA
Kerusakan juga dilaporkan terjadi di Cekdam Banda Jauh, Jorong Padang Laweh.
Di lokasi ini, warga bersama pemuda kembali melakukan gotong royong dengan mengalihkan aliran air secara manual guna mencegah luapan ke permukiman.
Dampak banjir turut merusak jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 300 meter yang menjadi akses utama petani menuju perkebunan.
Akibatnya, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan berjalan kaki untuk mencapai lahan mereka.
Meski demikian, hingga Jumat sore tidak ada laporan kerusakan rumah warga akibat kejadian tersebut.
Namun, pemerintah nagari tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan.
“Kami mengharapkan warga agar tetap waspada dan berjaga-jaga dengan kondisi apapun, karena potensi hujan masih besar. Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu sehingga penanganan bisa terus dilanjutkan ke titik lainnya,” pungkas Akhyari.(*)
Editor : Hendra Efison