Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ular Piton Masuk Kandang Ayam Warga di Lintau Buo, Damkar Tanahdatar Turun Tangan

Safrizal Putra • Rabu, 13 Mei 2026 | 10:01 WIB
Seekor ular piton dilaporkan masuk ke kandang ayam milik warga di Jorong Talago Palange, Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanahdatar, Selasa (12/5/2026) malam. (DOKUMENTASI PRIBADI)
Seekor ular piton dilaporkan masuk ke kandang ayam milik warga di Jorong Talago Palange, Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanahdatar, Selasa (12/5/2026) malam. (DOKUMENTASI PRIBADI)

PADEK.JAWAPOS.COM--Seekor ular piton dilaporkan masuk ke kandang ayam milik warga di Jorong Talago Palange, Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanahdatar, Selasa (12/5/2026) malam. Kemunculan reptil tersebut sempat membuat resah pemilik kandang sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas.

Peristiwa itu bermula saat pemilik kandang ayam petelur bernama Gandi (33) menyadari adanya ular di area peternakannya sekitar pukul 19.50 WIB. Karena khawatir membahayakan ternak dan lingkungan sekitar, ia langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi.

Kasat Pol PP dan Damkar Tanahdatar, Khairunnas, melalui Kabid Damkar Suradi, membenarkan adanya laporan warga terkait kemunculan satwa liar tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel Damkar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.

Baca Juga: Tanamkan Nilai Akhlak sejak Dini

“Benar, kami menerima laporan evakuasi ular dari seorang warga bernama Gandi di Nagari Pangian. Pemilik merupakan juragan ayam petelur yang resah karena ular masuk ke area kandang,” ujar Suradi saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026) dini hari.

Proses evakuasi dilakukan oleh Regu 1 Damkar Pos Unit Lintau. Karena objek evakuasi merupakan reptil dengan ukuran cukup besar, petugas juga melibatkan pihak yang memiliki keahlian khusus dalam penanganan ular.

“Dalam proses penangkapan tadi, tim di lapangan dibantu oleh Fajri dan Ihsan yang merupakan anggota komunitas anak reptil Lintau. Mereka memiliki keahlian khusus dalam menangani jenis ular seperti ini,” jelas Suradi.

Baca Juga: Longsor Putus Akses Jalan Menuju Nagari Situjuah Ladang Laweh di Limapuluh Kota

Menurut Suradi, ular yang ditemukan di kandang ayam tersebut merupakan jenis piton atau ular sanca yang tidak berbisa. Meski demikian, keberadaannya tetap membahayakan karena berada di area usaha peternakan warga.

“Jenisnya ular piton dan termasuk kategori tidak berbisa. Namun, keberadaannya sangat meresahkan karena masuk ke area produktif warga, yakni kandang ayam petelur,” tambahnya.

Evakuasi berlangsung aman dan tidak memakan waktu lama. Setelah berhasil ditangkap, ular piton tersebut dimasukkan ke dalam wadah khusus untuk kemudian dijauhkan dari kawasan permukiman penduduk guna mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga: Dari Gudang Buku jadi Pusat Literasi

Pihak Satpol PP dan Damkar Tanahdatar juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan hewan liar yang masuk ke lingkungan rumah maupun area peternakan.

“Jangan ragu melapor, demi keamanan bersama terutama bagi warga yang memiliki usaha ternak,” tutup Suradi. (*)

Editor : Adetio Purtama
#evakuasi #Lintau Buo #tanahdatar #kandang ayam #ular piton