PADEK.JAWAPOS.COM— Anggota DPRD Kabupaten Tanahdatar, Drs. H. Masnefi, menyoroti peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah dalam reses Masa Persidangan 2 di Nagari Sungayang, Kecamatan Sungayang, Minggu (16/8/2026).
Reses yang digelar di Masjid Baiturrahman tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanahdatar bersama seluruh kepala sekolah dan guru SD se-Kecamatan Sungayang.
Empat kompetensi yang menjadi perhatian meliputi kompetensi kepribadian, sosial, pedagogik, dan profesional. Penguatan kompetensi tersebut dinilai penting untuk mencegah persoalan di lingkungan sekolah yang dapat berdampak kepada siswa, orang tua, maupun masyarakat.
Masnefi mengatakan, reses kali ini sengaja difokuskan untuk menyerap langsung kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan di tingkat sekolah dasar.
Sebelumnya, pada reses pertama, pembahasan dilakukan bersama pihak SMA dan berfokus pada literasi digital serta tata cara penggunaan media sosial bagi siswa. Dalam reses kali ini, ia mengundang guru SD dan tenaga kependidikan bersama Kepala Disdikbud untuk mendapatkan masukan sekaligus arah kebijakan pendidikan.
Aspirasi Guru dan Kepala Sekolah
Masnefi menyebutkan, aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut terutama berkaitan dengan peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru serta perbaikan atau revitalisasi bangunan sekolah.
Masukan tersebut akan diinventarisasi dan diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam pengalokasian anggaran daerah maupun pusat.
Menurutnya, sebagian dana revitalisasi telah tersedia pada 2026. Selain itu, terdapat dana rekonstruksi bencana pada tahun ini dan alokasi dana revitalisasi dari pemerintah pusat yang direncanakan pada 2027.
Masnefi juga menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan sektor pendidikan dan infrastruktur mendesak melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan secara bertahap dan berkesinambungan.
Untuk Pokir 2026 bidang fisik pendidikan, dialokasikan Rp400 juta untuk pembangunan kembali TK Cempaka, yang disebut sebagai TK tertua di Nagari Sungayang. Karena keterbatasan anggaran, pengerjaan dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan pada 2027.
Disdikbud Tekankan Peran Kepala Sekolah dan Guru
Kepala Disdikbud Kabupaten Tanahdatar, Dr. Alfi Hidayati, mengapresiasi langkah DPRD dalam memfasilitasi dan mengawal kebutuhan dunia pendidikan di daerah.
Alfi menegaskan bahwa kompetensi kepribadian, sosial, pedagogik, dan profesional perlu benar-benar dimiliki kepala sekolah dan guru SD.
Ia menyebut banyak persoalan di tengah masyarakat yang bersumber dari lingkungan sekolah dan kemudian berdampak luas. Karena itu, menurutnya, dukungan anggota DPRD dalam merespons aspirasi pendidikan menjadi penting.
Alfi juga menekankan keberhasilan sekolah ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang inovatif, guru yang terus belajar, serta tenaga kependidikan yang profesional.
Ia berharap kepala sekolah di Kecamatan Sungayang dan Tanahdatar pada umumnya terus melahirkan inovasi, berkoordinasi dengan Disdikbud, serta membangun kemitraan dengan anggota DPRD.
Sejumlah kebutuhan fisik dan peningkatan kapasitas guru sebelumnya telah diwadahi melalui anggaran Pokir, termasuk rehabilitasi TK Cempaka.(*)
Editor : Hendra Efison