Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ari Kurniawan: Dari Tarakan ke Ranah Minang, Jejak Inovasi Anak Muda dengan Empat Paten

Mengki Kurniawan • Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:35 WIB

Ari Kurniawan, mendirikan Electra Tech, startup berbasis smart farming (pertanian pintar) yang menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk membantu petani mengelola lahan dengan efisien.
Ari Kurniawan, mendirikan Electra Tech, startup berbasis smart farming (pertanian pintar) yang menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk membantu petani mengelola lahan dengan efisien.
PADEK.JAWAPOS.COM—Suara halus mesin di laboratorium Universitas Andalas siang itu berpadu dengan denting keyboard yang berirama. Di tengah kesibukan itu, seorang pemuda berwajah tenang menatap layar laptopnya dengan fokus penuh.

Ia adalah Ari Kurniawan, 25 tahun, putra asal Tarakan, Kalimantan Utara, yang kini menapaki jejak panjang dalam dunia teknologi dan inovasi.

“Bagi saya, proses belajar itu tidak boleh berhenti. Jangan pernah takut gagal, karena setiap kegagalan selalu membawa ilmu baru,” ujar Ari, Senin (27/10/2025), dengan senyum tenang namun mata yang menyala.

Awal dari Tarakan: Benih Semangat yang Tumbuh

Sejak kecil, Ari dikenal tekun dan haus akan pengetahuan. Masa sekolahnya ia habiskan di Tarakan, dari SD hingga SMP.

Namun semangat belajarnya kian menonjol saat ia menempuh pendidikan di SMA Islam Terpadu Ash-Shohwah, angkatan pertama sekolah itu.

Di masa SMA, ia bukan hanya aktif secara akademik, tetapi juga spiritual: dua periode menjabat Ketua Rohani Islam (Rohis).

Tahun 2018 menjadi momen penting. Ari berkesempatan mengikuti Program Pendidikan Internasional ke Thailand, Malaysia, dan Singapura — pengalaman yang membuka pandangannya akan luasnya dunia ilmu dan teknologi.

Menempa Diri di Sumbawa

Selepas SMA, Ari melangkah jauh ke timur, melanjutkan studi di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), jurusan Teknik Elektro.

Di kampus itu, ia mulai menorehkan prestasi. Salah satunya, ia bersama empat rekannya berhasil mendapatkan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk proyek Alat Pengering Ikan Otomatis senilai Rp8 juta.

Selain aktif di dunia riset, Ari juga menajamkan kepemimpinan melalui Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan menjadi asisten dosen sekaligus staf di Science Techno Park Sumbawa.

Baca Juga: 150 Warga Adat Taileleu Gelar Aksi Damai di Mentawai, Tuntut Pengakuan Hak Tanah Ulayat

Dunia akademik dan profesional berjalan beriringan, menempanya menjadi sosok pekerja keras dan disiplin.

Langkah ke Barat: Dari Sumbawa ke Sumatera Barat

Setelah meraih gelar sarjana, Ari memutuskan untuk melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Andalas (Unand), Padang, mengikuti langkah dosen pembimbingnya, Dr. Kiki Yulianto, S.T.P., M.P.

Di kampus baru ini, ide-ide segarnya berkembang menjadi karya nyata.

Ari mendirikan Electra Tech, sebuah startup berbasis smart farming (pertanian pintar) yang menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk membantu petani mengelola lahan dengan efisien.

Dari inovasi itu, Ari bersama dosennya kini telah mengantongi empat paten — tiga di bidang IoT dan satu di bidang pangan, yakni sistem pengolahan rumput laut.

Dedikasi dan Pengakuan

Dr. Kiki Yulianto mengenang Ari sebagai mahasiswa yang tak pernah setengah hati.

“Ari itu ulet, sederhana, dan sangat fokus. Meski tergolong introvert, ketekunannya dalam riset dan teknologi luar biasa,” ujar Kiki. “Empat paten itu adalah bukti nyata kerja kerasnya.”

Kini, selain menjadi Founder Electra Tech, Ari juga menjabat Kepala Bidang Pembinaan Kader KAMMI dan Direktur Andalas Cendikiawan Community.

Ia tidak hanya membangun teknologi, tetapi juga menumbuhkan semangat kepemimpinan dan kolaborasi di kalangan muda.

Bagi Ari, kesuksesan bukan akhir, melainkan perjalanan panjang. “Fokuslah pada apa yang kamu kerjakan. Pastikan langkahmu membawa manfaat bagi banyak orang,” tuturnya menutup percakapan.

Dari Tarakan hingga Sumatera Barat, Ari Kurniawan membuktikan bahwa inovasi lahir dari ketekunan, bukan kebetulan. Dan bagi generasi muda Indonesia, kisahnya menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil — dan niat untuk terus belajar. (Mengki Kurniawan/CR3)

Editor : Hendra Efison
#Electra Tech #universitas andalas #Ari Kurniawan #inovasi teknologi