Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas dan Perak Turun di Asia Setelah Data Payrolls AS Tekan Prospek Pemangkasan Suku Bunga

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯

Harga emas tercatat melemah di pasar Asia setelah data payrolls AS lebih kuat dari perkiraan.(Foto ilustrasi AI)
Harga emas tercatat melemah di pasar Asia setelah data payrolls AS lebih kuat dari perkiraan.(Foto ilustrasi AI)
PADEK.JAWAPOS.COM-Harga emas dan perak bergerak turun pada perdagangan Asia, Kamis (12/2/2026), setelah data payrolls Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan menekan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve.


Advertisement

Namun, penurunan harga terbatas karena permintaan aset aman masih berlanjut.

Sebagian besar kenaikan harga logam mulia sepanjang pekan ini tetap bertahan di tengah pelemahan dolar AS dan ketegangan antara Iran dan AS.

Dikutip dari Investing, harga spot emas turun 0,5 persen ke 5.060,47 dolar AS per troy ounce, sedangkan kontrak berjangka emas April melemah 0,3 persen ke 5.081,30 dolar AS per troy ounce pada pukul 08:32 WIB.

Advertisement

Harga spot perak turun 1,7 persen ke 82,8810 dolar AS per troy ounce. Sementara itu, harga spot platinum turun 1,1 persen ke 2.115,98 dolar AS per troy ounce.

Penurunan harga terjadi setelah rilis data nonfarm payrolls AS Januari yang mencatat hasil lebih kuat dari ekspektasi.

Data tersebut menekan spekulasi bahwa pelemahan pasar tenaga kerja akan mendorong pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

Advertisement

Pasar kini memperkirakan peluang 94,1 persen bahwa The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret dan 78 persen pada April, berdasarkan CME FedWatch.

Pergerakan dolar AS sempat menguat setelah rilis data tersebut, sebelum stabil pada perdagangan Asia dan masih mencatat pelemahan mingguan seiring penguatan yen Jepang.

Indikator ekonomi lain yang dirilis pekan ini mencakup data inflasi Indeks Harga Konsumen AS untuk Januari yang dijadwalkan pada Jumat serta klaim pengangguran mingguan yang dirilis Kamis.

Permintaan aset aman tetap terjaga di tengah ketegangan antara AS dan Iran. Kedua negara menyebut adanya progres dalam pembicaraan nuklir akhir pekan lalu, sementara Washington dilaporkan bersiap mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump juga mengulangi pernyataan agar Iran menerima kesepakatan dengan Washington, dan bertemu Presiden Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harga Emas Stabil, Investor Tunggu Data Payrolls AS

Harga Emas Stabil, Investor Tunggu Data Payrolls AS

Harga emas stabil di US$4.468,27 per ounce. Investor menunggu data payrolls AS untuk melihat arah kebijakan suku bunga The Fed.

Emas Rebound 1%, Dolar Melemah Usai Yen Jepang Menguat, Pasar Tunggu Sinyal Fed

Emas Rebound 1%, Dolar Melemah Usai Yen Jepang Menguat, Pasar Tunggu Sinyal Fed

Harga emas rebound 1% setelah tiga sesi turun. Dolar melemah usai yen menguat, sementara pasar menanti sinyal suku bunga The Fed.

Harga Emas Tertekan, Yield Treasury AS Tembus Level Tertinggi Sejak 2007

Harga Emas Tertekan, Yield Treasury AS Tembus Level Tertinggi Sejak 2007

Harga emas turun 1,5% ke US$4.351 akibat aksi jual Treasury AS dan kenaikan minyak. Pasar menanti risalah The Fed Juli.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer