Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Turun 2%, Dolar AS Naik dan Minyak Mentah Tembus $110 per Barel

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯

Harga emas turun 2% pada 9 Maret 2026, terdampak penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah.(Foto ilustrasi)
Harga emas turun 2% pada 9 Maret 2026, terdampak penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah.(Foto ilustrasi)
PADEK.JAWAPOS.COM-Harga emas dunia mengalami penurunan sekitar 2% pada Senin pagi (9/3/2026) dipengaruhi oleh penguatan dolar AS dan kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga energi. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan ekspektasi bahwa suku bunga AS kemungkinan tidak akan segera dipangkas.


Advertisement

DIkutip dari Reuters, spot gold turun 1,7% menjadi $5.082,51 per ounce pada pukul 09:33 WIB, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April turun 1,4% menjadi $5.099,40 per ounce.

Logam mulia lain juga mengalami penurunan. Perak spot turun menjadi $82,50 per ounce, platina spot menjadi $2.076,07 per ounce, dan palladium menjadi $1.605,12 per ounce.

Dolar AS naik ke level tertinggi lebih dari tiga bulan, membuat emas lebih mahal bagi investor dengan mata uang lain.

Advertisement

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun juga meningkat ke level tertinggi dalam sebulan, sehingga biaya memegang emas yang tidak memberikan bunga ikut meningkat.

Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, menyebutkan bahwa harga emas berada di posisi tertekan meski pasar sedang bergejolak karena harga minyak yang tinggi mendorong penguatan dolar dan ekspektasi pemangkasan suku bunga berkurang.

Sementara itu harga minyak mentah melonjak lebih dari 20% menembus $110 per barel akibat konflik AS-Israel-Iran. Beberapa produsen minyak utama di Timur Tengah memangkas pasokan karena risiko gangguan panjang di Selat Hormuz.

Advertisement

Kenaikan harga minyak ini memengaruhi pandangan investor terhadap suku bunga AS, sehingga harga emas menyesuaikan kembali.

Investor memperkirakan The Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan dua hari yang berakhir 18 Maret 2026.

Peluang penahanan suku bunga pada Juni naik dari kurang dari 43% minggu lalu menjadi lebih dari 51% menurut CME Group’s FedWatch tool.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harga Emas Stabil, Investor Tunggu Data Payrolls AS

Harga Emas Stabil, Investor Tunggu Data Payrolls AS

Harga emas stabil di US$4.468,27 per ounce. Investor menunggu data payrolls AS untuk melihat arah kebijakan suku bunga The Fed.

Emas Rebound 1%, Dolar Melemah Usai Yen Jepang Menguat, Pasar Tunggu Sinyal Fed

Emas Rebound 1%, Dolar Melemah Usai Yen Jepang Menguat, Pasar Tunggu Sinyal Fed

Harga emas rebound 1% setelah tiga sesi turun. Dolar melemah usai yen menguat, sementara pasar menanti sinyal suku bunga The Fed.

Harga Emas Tertekan, Yield Treasury AS Tembus Level Tertinggi Sejak 2007

Harga Emas Tertekan, Yield Treasury AS Tembus Level Tertinggi Sejak 2007

Harga emas turun 1,5% ke US$4.351 akibat aksi jual Treasury AS dan kenaikan minyak. Pasar menanti risalah The Fed Juli.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer