Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Investor Pasar Modal Sumbar Tembus 581 Ribu SID, Nilai Transaksi Melonjak Hampir Rp20 Triliun

Heri Sugiarto
Penulis: Heri Sugiarto❯
Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM – Minat masyarakat Sumatera Barat terhadap pasar modal terus menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Barat mencatat jumlah investor atau Single Investor Identification (SID) berkode KTP Sumbar mencapai 581.256 SID hingga September 2026.

Kepala BEI Perwakilan Sumatera Barat, Early Saputra, mengatakan selama periode Januari hingga September 2026 terdapat penambahan 289.834 SID dibandingkan periode sebelumnya.

Selain pertumbuhan jumlah investor, aktivitas transaksi di pasar modal mengalami peningkatan signifikan.

Advertisement

Data BEI menunjukkan nilai transaksi pasar modal di Sumatera Barat selama Januari–September 2026 mencapai Rp19,8 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp14,1 triliun.

Menurut Early, secara umum tren transaksi terus meningkat. Namun, terdapat indikasi anomali pada data transaksi bulan Juni dan Juli 2026 sehingga angka tersebut masih perlu ditinjau lebih lanjut.

"Apabila data pada dua bulan tersebut dinormalkan, estimasi nilai transaksi sepanjang Januari–September 2026 diperkirakan berada pada kisaran Rp23 triliun hingga Rp24 triliun," ungkap Early, Jumat (23/10/2026).

Advertisement

Ia menambahkan, saat ini rata-rata nilai transaksi pasar modal investor KTP Sumatera Barat telah berada di atas Rp2 triliun per bulan.

Sementara itu, puncak aktivitas transaksi terjadi pada akhir 2025 hingga Februari 2026 dengan nilai transaksi bulanan berkisar Rp3 triliun hingga Rp5 triliun.

"Peningkatan jumlah investor dan nilai transaksi tersebut menunjukkan semakin besarnya partisipasi masyarakat Sumatera Barat di pasar modal, sekaligus mencerminkan meningkatnya literasi serta minat investasi di daerah," katanya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Investor Pasar Modal Sumbar Tembus 501.131, Tumbuh 139,16 Persen

Investor Pasar Modal Sumbar Tembus 501.131, Tumbuh 139,16 Persen

Pasar modal Sumbar mencatat 501.131 investor hingga Juni 2026, disertai peningkatan transaksi dan pertumbuhan sejumlah sektor IKNB.

IPOT Luncurkan AI Analytics dan Trade Flow, Jadi AI-Powered Trading Platform Pertama di Indonesia

IPOT Luncurkan AI Analytics dan Trade Flow, Jadi AI-Powered Trading Platform Pertama di Indonesia

IPOT meluncurkan AI Analytics dan Trade Flow sebagai AI-Powered Trading Platform pertama di Indonesia membantu investor mengambil keputusan investasi.

Pendapatan Naik, Laba Melesat 218 Persen, PTBA Pertimbangkan Buyback Saham

Pendapatan Naik, Laba Melesat 218 Persen, PTBA Pertimbangkan Buyback Saham

PTBA mengkaji buyback saham di tengah pasar yang bergejolak. Laba Semester I 2026 melonjak 218 persen dengan pendapatan mencapai Rp22,03 T.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer