Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Enam Letusan 2 Minggu, Aktivitas Marapi Masih Tinggi

N
Penulis: Novitri Selvia❯

MULAI MELANDAI: Gunung Marapi diselimuti kabut dilihat dari Kota Bukittinggi, Minggu (24/3).(RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
MULAI MELANDAI: Gunung Marapi diselimuti kabut dilihat dari Kota Bukittinggi, Minggu (24/3).(RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
Aktivitas erupsi Gunung Marapi teramati mulai melandai tapi tergolong masih tinggi. Sepekan terakhir, Marapi mengalami tiga kali letusan dan 623 hembusan dengan kolom abu ada di kisaran 500 hingga 800 meter.


Advertisement

“Secara umum, aktivitas Gunung Marapi sudah mengalami penurunan. Namun juga masih tergolong tinggi. Kita masih butuh waktu untuk melihat konsistensi kestabilan penurunan ini,” ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan, Sabtu (23/3).

Berdasarkan pengamatan, analisis dan evaluasi komprehensif pada periode 16 hingga 22 Maret lanjutnya, PVMBG masih menetapkan Gunung Marapi tetap pada level III atau siaga. Secara visual, teramati kolom abu ada di kisaran 500 hingga 800 meter di atas kawah dengan warna putih hingga kelabu.

Kemudian secara instrumental, Hendra Gunawan menjelaskan, di periode yang sama PVMBG mencatat terjadi tiga kali gempa letusan, 623 hembusan, empat kali gempa tornilo, 21 kali gempa low frekuensi, 22 gempa hibrid, 25 kali gempa vulkanik dangkal, 18 gempa vulkanik dalam, lima kali gempa tektonik lokal dan 22 kali gempa tektonik jauh.

Advertisement

“Sama dengan satu minggu sebelumnya, aktivitas letusan melandai. Ada tiga kali letusan dengan tinggi kolom abu maksimal 800 meter di atas kawah. Kemudian untuk hembusan cendrung meningkat dengan fluktuasi antara 16 hingga 163 dalam satu hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk amplitudo tremor menerus aktivitas Marapi mengalami sedikit peningkatan. Kemudian gempa yang berkaitan dengan tekanan magma dari kedalaman seperti gempa vulkanik dalam dan dangkal terekam masih cukup intensif.

Lalu, PVMBG juga masih mencatat terjadinya gempa hybrid yang berkaitan dengan pembentukan dan pertumbuhan kubah lava. Sementara itu gempa tektonik lokal di sekitaran Marapi mulai mereda.

Advertisement

“Meski mulai ada penurunan namun masih tergolong tinggi, masih ada berbagai potensi bahaya seperti letusan yang mampu melemparkan berbagai material vulkanik berupa batu, lapisi atau pasir dalam radius 4,5 kilometer dari kawah,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, juga ada potensi bahaya abu vulkanik yang sebarannya bergantung pada arah dan kecepatan angin. Kemudian material vulkanik yang tercampur air hujan memiliki potensi berubah menjadi aliran lahar.

Potensi bahaya lainnya yaitu adanya potensi bahaya dari gas-gas vulkanik beracun seperti gas CO2, CO, SO2, dan H2S di area kawah atau puncak Gunung Marapi.

“Dengan segala bentuk potensi bahaya ini, kita merekomendasikan kepada warga untuk tidak memasuki area di radius 4,5 kilometer dari kawah. Kemudian masyarakat yang bermukim di sekitar aliran air yang berhulu di Gunung Marapi mesti tanggap terhadap potensi aliran lahar,” tambahnya.

Terutama saat dan pascahujan abu, PVMBG merekomendasikan masyarakat untuk mengunakan masker dan pelindung kulit kemudian mengamankan sumber air dan membersihkan bagian atap. Rekomendasi berikutnya ialah agar masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum terverifikasi.

Kemudian kepada Pemerintah Kabupaten Agam dan Tanahdatar serta Pemerintah Kota Padangpanjang dan Bukittinggi direkomendasikan agar selalu berkoordinasi dengan PVMBG untuk mendapatkan informasi terkait perkembangan Marapi. (r)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Setinggi 2.000 Meter Membubung ke Langit 

Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Setinggi 2.000 Meter Membubung ke Langit 

Gunung Marapi erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pukul 08.42 WIB dengan kolom abu mencapai 2.000 meter. Warga diminta menjauhi radius 3 kilometer.

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Teramati 500 Meter

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Teramati 500 Meter

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada Sabtu pagi dengan tinggi kolom abu mencapai 500 meter. PVMBG menetapkan status Level II Waspada.

Rawan Longsor hingga Erupsi Marapi, Tanahdatar Perkuat Tim Reaksi Cepat

Rawan Longsor hingga Erupsi Marapi, Tanahdatar Perkuat Tim Reaksi Cepat

Pemkab Tanahdatar memperkuat kapasitas Tim Reaksi Cepat lintas OPD untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana alam dan nonalam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer