Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Ahmad Rifandi, menyampaikan bahwa hingga saat ini tingkat aktivitas Gunung Marapi masih berada pada status Waspada (Level II).
“Status aktivitas masih berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat diminta tidak memasuki area dalam radius tiga kilometer dari puncak kawah,” ujar Ahmad Rifandi, Kamis (8/1/2026).
Selain ancaman erupsi, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah lembah dan aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
Jika terjadi hujan abu, warga juga diimbau menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan serta melakukan perlindungan tambahan terhadap mata dan kulit.
Rifandi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya serta menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi agar situasi tetap kondusif.
Pemerintah Kabupaten Tanahdatar, Agam, serta Pemerintah Kota Bukittinggi dan Padang Panjang juga diminta terus melakukan koordinasi dengan PVMBG terkait perkembangan aktivitas Gunung Marapi.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta terus memantau informasi resmi melalui kanal PVMBG dan sumber terpercaya lainnya. (rna)
Editor : Adetio Purtama