Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

15 Tahun Berkarya, Rustam Pertahankan Bengkel Sepeda di Padang Meski Usia Senja

Hendra Efison • Rabu, 24 September 2025 | 06:00 WIB

Rustam, pria 60 tahun di Padang, tetap menghidupkan bengkel sepeda sederhana yang sudah berdiri 15 tahun, melayani warga sekitar.
Rustam, pria 60 tahun di Padang, tetap menghidupkan bengkel sepeda sederhana yang sudah berdiri 15 tahun, melayani warga sekitar.
PADEK.JAWAPOS.COM--Sudah lebih dari 15 tahun Rustam (60) menekuni usaha bengkel sepeda di Jalan Adinegoro, Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Pria paruh baya ini setiap hari membuka bengkel sederhana miliknya yang melayani berbagai kerusakan sepeda, mulai dari lahar tengah, lahar belakang, hingga perbaikan rantai.

Pelanggan yang datang ke bengkelnya rata-rata berasal dari sekitar Padang. Ada yang dari daerah Duku, Padang Sarai, maupun warga sekitar. 

Dari bengkel tersebut, Rustam biasanya memperoleh pemasukan sekitar Rp100 ribu per hari. Angka itu didapat dari memperbaiki tiga unit sepeda, terutama sepeda-sepeda kecil milik anak-anak.

Meski tidak besar, pemasukan itu tetap menjadi penopang sekaligus pengisi kegiatan sehari-hari.

Rustam mengaku tantangan terberatnya adalah faktor usia. Ia tidak menargetkan banyak pelanggan, melainkan menjalani usaha bengkel ini seadanya.

“Karena tidak ada kegiatan lain, bapak buka bengkel ini saja. Jadi tidak terlalu berharap ramai juga, yang penting ada kegiatan,” ujar Rustam (60), Selasa (23/9/2025).

Selain memperbaiki sepeda, Rustam juga menjual berbagai perlengkapan, mulai dari baut, mur, hingga onderdil kecil untuk sepeda anak-anak.

Menurutnya, perlengkapan sepeda di bengkelnya cukup lengkap sehingga pelanggan bisa sekaligus membeli kebutuhan sepeda mereka.

Tak hanya itu, Rustam juga menyediakan sepeda baru maupun bekas. Untuk sepeda baru, harganya bisa mencapai Rp900 ribu, sedangkan sepeda bekas dijual menyesuaikan ukuran. Sepeda BMX bekas misalnya, bisa dijual hingga Rp500 ribu.

Meski demikian, stok sepeda baru kini sudah banyak yang habis. Sementara untuk sepeda bekas, masih ada beberapa yang ditawarkan. Jenis sepeda yang paling diminati adalah sepeda anak-anak seperti BMX.

Bagi Rustam, menjalankan bengkel sepeda ini bukan lagi soal keuntungan besar. Lebih dari itu, ia ingin tetap memiliki kesibukan di masa tuanya setelah pensiun.

Baca Juga: Delphi 2M, AI dari Eropa yang Bisa Prediksi Risiko 1.000 Penyakit hingga 20 Tahun ke Depan

“Harapan bapak sekarang ini tidak muluk-muluk. Biar ada kegiatan saja. Kalau untuk menjual banyak sepeda, rasanya tidak mungkin lagi. Karena bapak sudah tua,” ujarnya.

Meski sederhana, keberadaan bengkel sepeda Rustam tetap membantu masyarakat sekitar. Banyak warga yang terbantu memperbaiki sepeda anak-anak mereka tanpa harus jauh mencari bengkel lain.(andre/mg9)

 

Editor : Hendra Efison
#Jl Adinegoro Padang #Rustam #15 Tahun Berkarya #Bengkel Sepeda di Padang