Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Menteri PU: Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumbar, Aceh, dan Sumut Masih Berprogres

Novitri Selvia • Rabu, 11 Februari 2026 | 12:02 WIB

Dody Hanggodo
Dody Hanggodo

PADEK.JAWAPOS.COM-PEMULIHAN infrastruktur di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi salah satu prioritas Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

Kemarin, dalam kunjungannya ke kantor Jawa Pos (grup Padang Ekspres) di Surabaya, Menteri Dody menjelaskan sejumlah progres pekerjaannya.

Sampai hari ini, apakah program-program Kementerian PU untuk mengatasi dampak bencana sudah melebihi target?

Enggak, enggak bisa dikatakan begitu. Kalau soal penanganan bencana, kita selalu di bawah target, namanya juga manusia ya. Detik ini, hari ini saya maunya yang terkena bencana itu beres semua. Tapi, itu ekspektasi manusia.

Menurut saya, apapun yang kita kerjakan hari ini masih kurang bagi yang terkena bencana, tapi tetap kita berprogres, secara positif ada tolak ukur. Alhamdulillah sekarang sudah ada satgas bencana.

Apa bedanya setelah ada satgas bencana?

Dengan ada satgas, perkembangan akan dimonitor setiap hari, tiap bulan. Kementerian PU harus memberikan laporan progres kepada kepala satgas itu.

Besok rencana ada rapat Satgas Bencana secara live di Kemendagri. Tapi secara progress, insya Allah masih on progres, tapi memang belum cukup cepat memenuhi ekspektasi masyarakat yang terdampak bencana.

Apa fokus penanganan bencana saat ini?

Pembangunan di jalan nasional sudah beres semua. Kita sudah melangkah ke arah jalan dan jembatan daerah. Menyambung akses antarkecamatan, antardesa.

Titik itu sekarang kita lagi kejar supaya tersambung. Ada juga jembatan putus. Sementara waktu kita bikin jembatan gantung.

Masyarakat dan siswa yang selama beberapa waktu ini kesulitan menyeberang untuk menuju ke sekolah, kini bisa lebih mudah. Menjelang Ramadan kita upayakan bisa cepat membangun beberapa jembatan.

Bagaimana dengan penanganan sungai?

Fokusnya penanganan hulu sungai. Hulu ini ditata, lalu berikan tanaman keras di situ. Walau ini bukan tupoksi kita. Saya kebanyakan mengejar memperbaiki muara.

Saya malah berpikir melakukan terobosan penanganan hulu sungai. Kebanyakan sedimentasi itu, saya minta ditangani dengan melakukan ledakan terukur. Tapi, saya nggak mau biota laut terdampak.

Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat bencana, saya kira perlu ada early warning system. Saat ini di Sumbar sudah ada, tapi di Aceh dan Sumut belum. Saya kira di dua daerah itu perlu juga ada early warning system. (idr/oni/jpg)

Editor : Novitri Selvia
#Dody Hanggodo #bencana Sumatera #Pembangunan jalan nasional