Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Gejala Kanker Serviks: Deteksi Dini Bisa Selamatkan Nyawa

Adetio Purtama
Penulis: Adetio Purtama❯

Photo
Photo
PADEK.JAWAPOS.COM—Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar bagi perempuan di dunia. Penyakit ini tumbuh pada lapisan permukaan luar leher rahim dan umumnya dipicu oleh infeksi virus Human Papilloma Virus (HPV).


Advertisement

Menurut berbagai laporan kesehatan, angka kematian akibat kanker serviks menempati posisi kedua tertinggi setelah kanker payudara, sehingga deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah risiko kematian.

Kanker serviks pada tahap awal sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun seiring perkembangan penyakit, sejumlah tanda dapat mulai terasa.

Keputihan abnormal, nyeri saat berhubungan seksual, frekuensi buang air kecil yang meningkat, hingga rasa nyeri pada area panggul merupakan gejala yang patut diwaspadai.

Advertisement

Gejala ini dapat muncul perlahan, dan apabila diabaikan, risiko kerusakan jaringan semakin besar hingga berpotensi berkembang menjadi kanker stadium lanjut.

Upaya mendeteksi kanker serviks sejak dini dapat dilakukan melalui pemeriksaan papsmear. Papsmear merupakan metode skrining yang dilakukan dengan mengambil sampel sel dari leher rahim untuk mengetahui adanya perubahan sel yang dapat mengarah pada kanker.

Proses pemeriksaan ini hanya memakan waktu sekitar 10 menit, namun memiliki manfaat besar dalam mencegah perkembangan kanker pada perempuan.

Advertisement

Pemeriksaan papsmear disarankan dilakukan secara rutin, minimal setiap tiga tahun sekali. Melalui pemeriksaan berkala, tanda-tanda kanker serviks dapat diketahui lebih cepat sehingga pengobatan dapat diberikan sebelum penyakit berkembang lebih jauh.

Deteksi dini tidak hanya membantu menurunkan risiko kematian, tetapi juga meningkatkan peluang pemulihan pasien secara optimal.

Pakar kesehatan mengingatkan bahwa kesadaran perempuan terhadap kesehatan reproduksi perlu terus ditingkatkan. Edukasi tentang gejala awal, upaya pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan papsmear diharapkan dapat memperkecil angka penderita kanker serviks ke depannya.

Semakin cepat penyakit ini terdeteksi, semakin besar peluang perempuan untuk tetap sehat dan terhindar dari dampak fatal yang bisa ditimbulkannya. (*)

Advertisement
Editor : Adetio Purtama
Sumber : Instagram RSUP Dr. M. Djamil Padang
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sunarya Ubah Pengawasan Pupuk Bersubsidi, dari Reaktif Menjadi Berbasis Deteksi Dini

Sunarya Ubah Pengawasan Pupuk Bersubsidi, dari Reaktif Menjadi Berbasis Deteksi Dini

Sunarya menggagas perubahan pengawasan pupuk bersubsidi dari pola reaktif menjadi deteksi dini berbasis data risiko dan kolaborasi lintas le

Nevi Zuairina Minta Deteksi Dini Penyakit Hewan Diperkuat hingga Daerah

Nevi Zuairina Minta Deteksi Dini Penyakit Hewan Diperkuat hingga Daerah

Nevi Zuairina meminta penguatan surveilans dan deteksi dini penyakit hewan hingga daerah, termasuk pemanfaatan iSIKHNAS.

KAI Divre II Sumbar Perkuat Literasi Kesehatan Pekerja, Edukasi Bahaya Merokok dan Kanker Paru

KAI Divre II Sumbar Perkuat Literasi Kesehatan Pekerja, Edukasi Bahaya Merokok dan Kanker Paru

KAI Divre II Sumbar memperkuat literasi kesehatan pekerja melalui edukasi bahaya merokok, kanker paru, pencegahan penyakit, dan pentingnya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer