
Penulis : Wiwid Susilawati - Guru SMPN 1 Padang
Ajang kompetisi sains berbasis teknologi kembali menantang kreativitas generasi muda tanah air.
Kompetisi Roket Air Labiaba Indonesia, sebuah gelaran bergengsi yang mengintegrasikan metode pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), siap menyeleksi talenta-talenta terbaik dari kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di seluruh penjuru Indonesia.
Kompetisi tahunan ini dirancang sebagai wadah seleksi berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
Tidak main-main, para jawara yang berhasil menduduki podium terbaik di level domestik nantinya akan mendapatkan pembinaan intensif guna diutus sebagai wakil resmi Indonesia di panggung kompetisi roket air tingkat internasional.
Untuk putaran final tingkat nasional tahun ini, panitia penyelenggara resmi menetapkan Kota Malang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus 2026 mendatang.
Terpilihnya Kota Malang diharapkan mampu menghadirkan atmosfer kompetisi yang kompetitif sekaligus inspiratif bagi para inovator muda.
Bagi Kota Padang, kompetisi ini menjadi momentum pembuktian sekaligus panggung menebus target yang tertunda. Berdasarkan catatan prestasi tahun lalu, SMP Negeri 1 Padang sukses mengirimkan perwakilan terbaiknya, Wijdan Adam Mondale, yang kini duduk di bangku kelas 9.
Siswa yang akrab disapa Adam ini berhasil menembus ketatnya persaingan regional hingga lolos ke babak final nasional yang dihelat di Taman Pintar, Yogyakarta, pada Juni 2025 lalu.
Meski pada debut nasionalnya tahun lalu ia belum berhasil membawa pulang medali ke ranah Minang, pengalaman berharga di Yogyakarta tersebut diprediksi menjadi modal utama.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




