Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ibu Hebat, Anak Berkarakter

A
Penulis: Adriyanto Syafril❯
Kiki Krisdianti, S.Pd
Kiki Krisdianti, S.Pd

Advertisement

Penulis : Kiki Krisdianto, S.Pd - Guru SDN 28 Payakumbuh

DI  tengah derasnya perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, pendidikan karakter menjadi tantangan besar bagi setiap orang tua. Banyak yang beranggapan, tugas mendidik sepenuhnya berada di tangan sekolah.

Padahal, pendidikan yang paling mendasar justru dari rumah. Sebelum mengenal guru di sekolah, dan memahami pelajaran dari buku, seorang anak terlebih dahulu belajar dari pelukan, ucapan, dan teladan dari seorang ibu yang memiliki peran penting membentuk karakter anak.

Advertisement

Ungkapan “Al-ummu madrasatul ula” yang berarti ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya bukanlah sekadar kata-kata indah. Ungkapan ini mengandung makna yang sangat dalam. Sejak seorang anak dilahirkan, ibulah yang pertama kali mengajarkan berbagai hal. Mulai dari berbicara, bersikap sopan, berdoa, berbagi, hingga mengenal kasih sayang dan rasa hormat kepada sesama.

Sebagai seorang guru sekolah dasar, saya melihat bahwa keberhasilan seorang anak tidak hanya ditentukan kecerdasan akade­miknya. Anak yang memiliki sikap santun, disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap teman-temannya umumnya berasal dari keluarga yang penuh perhatian dan keteladanan serta membiasakan nilai-nilai tersebut sejak dini. Semuanya tidaklah instan, tetapi hasil dari pendidikan yang diberikan setiap hari orang tua, terutama ibu.

Anak adalah peniru yang ulung. Mereka belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi lebih dari apa yang mereka lihat dan dengar. Ketika seorang ibu berbicara dengan lembut, menghormati orang lain, rajin beribadah, dan bersikap sabar, tanpa disadari anak akan belajar menjadi pribadi yang sama.

Advertisement

Sebaliknya, jika anak tumbuh dalam lingkungan yang penuh kemarahan, perkataan kasar, atau kurangnya perhatian, maka sikap itu pun berpotensi ditiru. Oleh karena itu, keteladanan adalah yang utama daripada hanya memberi nasihat.

Di era digital sekarang, peran ibu semakin penting. Gawai dan media sosial memberikan banyak manfaat, tetapi juga memberi pengaruh negatif terhadap per­kembangan anak. Di sinilah ibu menjadi benteng pertama yang mengarahkan anak agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak. Pendampingan, pengawasan, dan komunikasi yang hangat menjadi kunci agar anak tidak kehilangan arah.

Mendidik anak bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan makan, pakaian, dan pendidikan formal. Namun, anak membutuhkan perhatian, pelukan, doa, dan waktu berkualitas bersama keluarga. Kadang, beberapa menit mendengarkan cerita anak pulang sekolah jauh lebih berharga daripada hadiah yang mahal. Dari perhatian sederhana itulah anak merasa dicintai, dihargai, dan memiliki tempat untuk berbagi.

Dalam Islam, kedudukan ibu sangat mulia. Rasulullah SAW bersabda, ibu adalah orang yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dari anaknya. Kenapa, karena begitu besar pengorbanan seorang ibu, mulai dari mengandung, melahirkan, menyusui, merawat, hingga mendidik anak dengan penuh kasih sayang. Ka­sih sayangnya menjadi kekuatan bagi tumbuh kembang seorang anak.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Di Balik Pintu Kelas, Ada Hati yang Mengabdi

Di Balik Pintu Kelas, Ada Hati yang Mengabdi

Di setiap fajar yang perlahan membuka cakrawala, ada langkah-langkah sunyi yang berangkat lebih awal daripada embun sempat mengering di dedaunan.

Guru yang Dirindukan

Guru yang Dirindukan

GURU adalah pekerjaan yang mulia. Seorang guru, rela berangkat pagi dan pulang petang hanya demi mencerdaskan anak bangsa.

Bertaburan Prestasi Awal Tahun Pelajaran 2026/2027

Bertaburan Prestasi Awal Tahun Pelajaran 2026/2027

MEMASUKI awal Tahun Pelajaran 2026/2027, SDN 21 Payakumbuh mengawali langkah dengan berbagai prestasi membanggakan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer