Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Era Digital, Remaja Harus Kreatif dan Inovatif!

Novitri Selvia • Rabu, 3 Agustus 2022 | 11:25 WIB
HARUS KREATIF: Guru-guru SMAN 1 Lareh Sago Halaban antusias mengikuti kegiatan Padek-Paragon Go to School, kemarin (2/8).(SHYNTIA/PADEK)
HARUS KREATIF: Guru-guru SMAN 1 Lareh Sago Halaban antusias mengikuti kegiatan Padek-Paragon Go to School, kemarin (2/8).(SHYNTIA/PADEK)
Di era digitalisasi saat ini, kreativitas dan inovasi sangat dibutuhkan agar seseorang bisa memiliki daya saing dalam menjalani kehidupan.

Hal itu disampaikan oleh HRDS Paragon Technology and Innovation Elsa Mayori kepada siswa SMAN 1 Lareh Sago Halaban dalam kegiatan Padek-Paragon Go to School, kemarin (2/8).

“Sebagaimana yang kita tahu, kreativitas merupakan hal wajib dimiliki oleh generasi muda zaman sekarang. Karena banyaknya pekerjaan di luar sana yang membutuhkan jiwa kreativitas yang tinggi,” ujarnya.

Elsa menambahkan, dengan adanya kreativitas, maka akan mempercepat proses mengenali diri sendiri.

Menurutnya hal ini merupakan proses dasar untuk menggapai tahap yang lebih tinggi lagi. Oleh karena itu, tahap mengenali diri adalah tahap yang paling menentukan di masa depan.

Sementara, Promotor Emina, Anggra Aldian menyampaikan materi mengenai pengetahuan pentingnya menjaga kulit agar tetap sehat kepada siswa dan guru SMAN 1 Lareh Sago Halaban.

“Ciri-ciri kulit sehat adalah halus, warna merata, kenyal, dan kelembaban terjaga. Kulit sehat bukanlah kulit yang tanpa pori-pori atau putih. Cantik tidak harus putih,” jelas Anggra.

Ia mengatakan, kulit tidak boleh dibandingkan dengan kulit orang lain karena setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda. Ia menambahkan, kulit memiliki fungsi yang sangat penting dalam tubuh yakni menjaga kelembaban tubuh, asupan vitamin E, dan menjaga kepercayaan diri.

Anggra menjelaskan, ada beberapa tipe warna kulit, di antaranya darkes brown, yang biasanya berada di bagian timur Indonesia. Dark brown biasanya kalau terpapar matahari ada reaksi hitam apabila terpapar matahari. Selanjutnya, jenis kulit sawo matang, kuning langsat, dan kulit cerah yang biasanya dimiliki oleh kulit orang luar negeri.

Untuk jenis kulit juga terbagi atas beberapa bagian yakni normal yang mana jenis kulit ini relatif tidak ada masalah, kulit dry yang memiliki ciri pecah-pecah, sering iritasi, kulut kencang, keset, combination yakni jenis kulit yang sering ditemui oleh kaum remaja yang mana berminyak di zona T, yakni dahi, dagu, dan pipi, selanjutnya kulit berminyak yakni kelebihan minyak.

Mengatasi segala permaslahan kulit tersebut, maka dianjurkan untuk mengetahui basic skincare yakni face wash, moisturizer, serum, sunscreen.

“Kita harus tetap menjaga kulit dengan menggunakan produk-produk yang cocok dengan jenis kulit maupun tipe kulit yang kita miliki,” tukasnya. (cr5) Editor : Novitri Selvia
#emina #paragon technology and innovation #SMAN 1 Lareh Sago Halaban