
PADEK.JAWAPOS.COM-Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra, meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap (huntap) berbahan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) di Kelurahan Balaigadang, Kecamatan Kototangah, Senin (6/4).
Proyek hunian tersebut merupakan inisiatif Yayasan Buddha Tzu Chi yang ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.
Dalam kunjungannya, Indrieffouny meninjau langsung kondisi bangunan yang tengah dikerjakan di lahan bekas bumi perkemahan Pramuka.
Baca Juga: IRT Ditemukan Tewas di Kebun Suliki, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Ia tampak menyusuri deretan unit rumah yang mulai berdiri, berdialog dengan perwakilan yayasan serta para pekerja, sekaligus memastikan pemasangan Sepablock berjalan sesuai standar konstruksi.
“Kami melihat langsung progres pembangunan hunian tetap yang menggunakan Sepablock. Nantinya akan dibangun sebanyak 150 unit hunian,” ujar Indrieffouny di sela kunjungan.
Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, serta Staf Direksi Donny Aswin Idham.
Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menegaskan bahwa proyek ini menjadi perhatian serius, baik dari sisi sosial maupun inovasi material bangunan.
Indrieffouny menyampaikan optimisme bahwa tahap awal pembangunan dapat segera diselesaikan. Ia menargetkan 40 unit pertama rampung dalam waktu dekat sehingga bisa segera dihuni oleh masyarakat terdampak.
“Kita berharap 40 unit pertama bisa segera selesai dan dapat ditempati oleh masyarakat terdampak,” katanya.
Penggunaan Sepablock menjadi salah satu faktor utama dalam percepatan pembangunan. Material bata interlock tersebut dinilai mampu memangkas waktu konstruksi dibandingkan metode konvensional.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




