Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Tumbangkan Pohon Setinggi 15 Meter di Padang

Randi Zulfahli
Penulis: Randi Zulfahli❯
Pohon nangka setinggi 15 meter tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang di Jalan Raya Pertanian, Sungai Lareh, Kototangah, Padang, Sabtu pagi (18/4/2026). (BPBD Kota Padang)
Pohon nangka setinggi 15 meter tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang di Jalan Raya Pertanian, Sungai Lareh, Kototangah, Padang, Sabtu pagi (18/4/2026). (BPBD Kota Padang)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM—Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Padang pada Sabtu pagi (18/4/2026), mengakibatkan satu batang pohon tumbang di kawasan Lubukminturun. Peristiwa ini sempat ganggu akses jalan bagi masyarakat yang melintas di area tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.50 WIB. 

Lokasi kejadian tepat berada di Jalan Raya Pertanian, Sungailareh, Kelurahan Lubukminturun, Kecamatan Kototangah. "Hujan lebat disertai angin kencang menjadi pemicu terjadinya pohon tumbang tersebut," ujar Hendri dalam keterangan resminya.

Berdasarkan data dari tim di lapangan, objek yang tumbang merupakan pohon nangka dengan dimensi yang cukup besar, yakni memiliki panjang sekitar 15 meter dan diameter mencapai 50 centimeter. Material pohon yang melintang di badan jalan sempat membuat arus lalu lintas terhambat total.

Meski demikian, BPBD Kota Padang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kondisi di lokasi dilaporkan nihil korban.

Advertisement

Segera setelah menerima laporan, anggota Rescue PB BPBD Kota Padang dikerahkan ke lokasi di bawah komando langsung Kalaksa dan Kabid KL. Tim melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon menggunakan gergaji mesin guna membuka kembali akses transportasi warga.

Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan evakuasi telah dinyatakan selesai sepenuhnya. Material pohon telah disingkirkan dari badan jalan.

"Kondisi terakhir di lokasi, pengerjaan pohon tumbang tersebut telah selesai dikerjakan dan jalur sudah bisa dilalui kendaraan kembali," pungkas Hendri.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat berkendara di tengah cuaca ekstrem, terutama saat melintasi jalur yang memiliki banyak pepohonan besar guna menghindari risiko serupa. (cc1)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Prakiraan Cuaca Sumbar 31 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Empat Wilayah

Prakiraan Cuaca Sumbar 31 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Empat Wilayah

BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di Pasaman Barat, Pasaman, Solok Selatan, dan Dharmasraya 31 Oktober 2026.

Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 29 Oktober 2026, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah

Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 29 Oktober 2026, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah wilayah Sumbar pada Kamis, 29 Oktober 2026. Simak daerah berpotensi hujan.

Waspada Cuaca Sumbar Akhir Pekan, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah

Waspada Cuaca Sumbar Akhir Pekan, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah

BMKG menetapkan status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Sumbar pada 23–25 Oktober 2026. Cek daerah berpotensi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer