
PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Perdagangan mengumumkan rencana besar penataan infrastruktur di pusat ekonomi kota.
Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan pekerjaan Revitalisasi Kawasan Pasar Raya yang dijadwalkan bergulir mulai 22 Juni hingga 31 Desember 2026.
Proyek skala besar ini merupakan bagian dari program kerja Pemko Padang dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana publik.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa pembenahan ini mencakup area yang sangat luas demi mendongkrak kenyamanan fasilitas bersama.
Berdasarkan surat pemberitahuan resmi nomor 500.2/152/Dg-2026 yang ditandatanganinya, titik fokus pembangunan akan terbagi ke dalam beberapa sektor utama, mulai dari fasilitas fisik pasar hingga aksesibilitas jalan di sekitarnya.
“Proyek fisik ini bakal menyasar area inti seperti Kawasan Air Mancur Pasar Raya, serta area Basement di Blok II dan Blok III,” ujar Fizlan Setiawan, Rabu (10/6).
Tidak hanya itu, penataan juga menyentuh jaringan jalan dan pedestrian. Dinas Perdagangan mencatat pekerjaan jalan akan berfokus pada Jalan Pasar Raya, Jalan Permindo, Jalan Hiligoo, Jalan Bundo Kanduang dan Jalan Sandang Pangan.
Untuk mengantisipasi banjir dan genangan, Pemko Padang mengagendakan perbaikan sistem drainase di sejumlah titik vital, meliputi Jalan Pasar Raya, Jalan M. Yamin, Jalan Hiligoo, Jalan Bundo Kanduang, Jalan Sandang Pangan, hingga Jalan Gereja.
Sementara itu, hak pejalan kaki turut diakomodasi melalui pengerjaan trotoar yang membentang di Jalan Pasar Raya, Jalan M. Yamin, Jalan Hiligoo, Jalan Bundo Kanduang, Jalan Sandang Pangan, Jalan Permindo, serta di seputar Kawasan Air Mancur.
Fizlan Setiawan tidak menampik bahwa proyek penataan infrastruktur secara menyeluruh ini bakal berdampak langsung pada mobilitas harian warga kota Padang.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





