Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KNMP Momentum Bangkitkan Ekonomi Nelayan

A
Penulis: Adriyanto Syafril❯
Tim survei Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI saat meninjau lokasi rencana pembangunan KNMP 2026 di Jorong Padangjaya, Nagari Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, beberapa waktu lalu. (DOK DISKOMINFO PASBAR)
Tim survei Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI saat meninjau lokasi rencana pembangunan KNMP 2026 di Jorong Padangjaya, Nagari Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, beberapa waktu lalu. (DOK DISKOMINFO PASBAR)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Penjabat (Pj) Wali Nagari Maligi, Irza Sofia menaruh harapan besar agar wilayahnya dapat terpilih sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026.

Harapan itu disampaikan seiring dilaksanakannya survei lapangan oleh tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jorong Padangjaya, Nagari Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, beberapa waktu lalu.

Irza menilai program tersebut sangat strategis bagi masyarakat pesisir, terutama dalam mendorong peningkatan ekonomi nelayan serta perbaikan infrastruktur kawasan pantai yang selama ini menjadi penopang utama kehidupan warga.

Advertisement

“Kami sangat berharap usulan ini bisa direalisasikan. KNMP akan membawa perubahan besar, tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat nelayan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Perikanan turut mendampingi kegiatan survei yang dilakukan tim KKP RI sebagai tindak lanjut dari usulan pemerintah nagari. Peninjauan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan lokasi yang diajukan, sekaligus mencocokkan data administrasi dengan kondisi di lapangan.

Perwakilan tim survei KNMP, Bunyawan, menjelaskan verifikasi dilakukan untuk memastikan sejumlah aspek teknis sebelum program masuk tahap realisasi, terutama terkait ketersediaan lahan.

Advertisement

“Yang pertama kami pastikan adalah ketersediaan lahan yang diusulkan. Selain itu, kami juga mengecek statusnya, apakah sudah clean and clear, artinya tidak dalam sengketa dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh hasil temuan lapangan akan dilaporkan kepada pemerintah pusat untuk menjadi dasar penentuan kelayakan lokasi.

“Semua hasil akan kami sampaikan ke pusat. Nantinya pemerintah pusat yang memutuskan apakah lokasi ini layak atau tidak untuk pembangunan KNMP. Kami hanya melakukan verifikasi dan memberikan rekomendasi,” katanya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan upaya KKP dalam menata kawasan pesisir secara terpadu, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat nelayan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Komnas HAM: Stop Pelatihan Militer untuk Pengurus KDKMP, YLBHI dan PBHI Minta TNI Kembali Fokus ke Pertahanan Negara

Komnas HAM: Stop Pelatihan Militer untuk Pengurus KDKMP, YLBHI dan PBHI Minta TNI Kembali Fokus ke Pertahanan Negara

Desakan penghentian latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih

Pessel Genjot Ekonomi Nelayan lewat KNMP

Pessel Genjot Ekonomi Nelayan lewat KNMP

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) terus mendorong pengembangan kawasan pesisir berbasis ekonomi nelayan modern.

1.000 Mangrove Ditanam di Pantai Manjuto, Jadi Benteng Alami bagi Nelayan Pesisir Selatan

1.000 Mangrove Ditanam di Pantai Manjuto, Jadi Benteng Alami bagi Nelayan Pesisir Selatan

Penanaman 1.000 mangrove di Pantai Manjuto Pesisir Selatan memperkuat perlindungan pesisir sekaligus mendukung habitat biota sumber hidup

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer