Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Payroll ASN Daerah Mau Dipindah ke Himbara, DPR Khawatir BPD Tertekan

Adetio Purtama
Penulis: Adetio Purtama❯
Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Harris Turino usai RDP dengan Federasi Serikat Pekerja Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia di Narasumber II, Senayan, Jakarta, Kamis (3/8/2026). (Runi/Andri)
Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Harris Turino usai RDP dengan Federasi Serikat Pekerja Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia di Narasumber II, Senayan, Jakarta, Kamis (3/8/2026). (Runi/Andri)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM--Rencana pemindahan penggajian atau payroll aparatur sipil negara (ASN) di daerah dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mendapat sorotan dari Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI.

Anggota BAM DPR RI, Harris Turino, menilai rencana tersebut perlu dikaji secara menyeluruh karena berpotensi memberikan tekanan terhadap keberlangsungan bisnis BPD. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah hilangnya sumber dana murah yang selama ini berasal dari rekening payroll ASN.

Harris menyampaikan pandangan tersebut setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Federasi Serikat Pekerja Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Menurut Harris, payroll ASN selama ini menjadi salah satu sumber dana murah bagi BPD. Apabila aliran dana tersebut dialihkan ke bank-bank Himbara, BPD dinilai akan menghadapi persaingan yang semakin berat dalam menghimpun dana masyarakat.

"Kalau kemudian harus bersaing di lautan dana dengan bank-bank Himbara maupun bank umum besar, ya BPD selesai," ujar Harris.

Advertisement

DPR Pertanyakan Dasar Kebijakan

Harris juga mempertanyakan sejauh mana Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) dilibatkan atau telah menyampaikan pandangan mengenai rencana pemindahan payroll ASN tersebut.

Menurut dia, persoalan tersebut tidak cukup dilihat hanya dari aspek persaingan bisnis perbankan. DPR perlu mengetahui secara jelas dasar kebijakan serta regulasi yang menjadi landasan rencana tersebut.

Harris mengatakan pihaknya akan menelusuri pihak yang mengeluarkan kebijakan, termasuk kemungkinan adanya arahan dari Kementerian Keuangan maupun ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kita lihat aturannya dulu, bunyinya seperti apa. Setelah kita tahu, baru kita cari solusi yang terbaik," katanya.

Langkah tersebut dinilai penting agar DPR dapat memastikan apakah rencana pemindahan payroll memiliki dasar hukum yang jelas serta bagaimana dampaknya terhadap keberadaan dan fungsi BPD.

Advertisement
Editor : Adetio Purtama
Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Penggajian-ASN-Direncanakan-pindah-ke-Himbara-Harris-Turino-Khawatir-BPD-Tertekan-68702
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bukan Sekadar Payroll ASN: Masa Depan BPD

Bukan Sekadar Payroll ASN: Masa Depan BPD

Masa depan BPD tidak hanya bergantung pada payroll ASN, tetapi juga inovasi, digitalisasi, kualitas layanan, dan peran strategis.

DPRD Sumbar: Payroll ASN ke Himbara Ancam PAD dan Keberlangsungan Bank Nagari

DPRD Sumbar: Payroll ASN ke Himbara Ancam PAD dan Keberlangsungan Bank Nagari

Pemindahan payroll ASN ke Himbara dinilai mengancam dividen Bank Nagari, PAD daerah, CSR, dan keberlangsungan BUMD Sumatera Barat.

Payroll ASN Beralih ke Himbara, Dividen Bank Nagari ke Pemda Terancam Menyusut

Payroll ASN Beralih ke Himbara, Dividen Bank Nagari ke Pemda Terancam Menyusut

Pemindahan payroll ASN ke Himbara dinilai mengancam CASA, kredit, laba, dan dividen Bank Nagari yang diterima pemerintah daerah Sumbar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer