Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Sumbar: Payroll ASN ke Himbara Ancam PAD dan Keberlangsungan Bank Nagari

Hendra Efison
Penulis: Hendra Efison❯
H Nofrizon SSos MM, Komisi III DPRD Provinsi Sumbar. (Dok Padeks)
H Nofrizon SSos MM, Komisi III DPRD Provinsi Sumbar. (Dok Padeks)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM— Rencana pemindahan payroll aparatur sipil negara (ASN) dari bank pembangunan daerah (BPD) ke bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dinilai dapat berdampak langsung terhadap pendapatan pemerintah daerah di Sumatera Barat. Dividen Bank Nagari yang selama ini menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpotensi ikut tergerus jika dana pemerintah dan ASN beralih dari bank daerah.

Anggota Komisi III DPRD Sumatera Barat, H. Nofrizon SSos MM, mengatakan pemindahan payroll ASN bukan hanya persoalan perbankan, tetapi menyangkut keberlangsungan badan usaha milik daerah (BUMD) sekaligus kemampuan fiskal pemerintah daerah.

“Dampak pemindahan payroll ASN dari bank pembangunan daerah ke bank Himbara memang mengancam keberlangsungan BUMD tersebut,” kata Nofrizon kepada wartawan, Senin (7/9/2026).

Advertisement

Dividen Bank Nagari Berkontribusi terhadap PAD

Nofrizon menjelaskan, hampir seluruh pemerintah daerah di Indonesia menempatkan rekening kas umum daerah (RKUD) pada BPD setempat sebagai bank persepsi resmi pengelola kas daerah.

Di Sumatera Barat, RKUD Pemerintah Provinsi Sumatera Barat beserta 19 pemerintah kabupaten dan kota ditempatkan di Bank Nagari.

Advertisement

Menurut Nofrizon, posisi tersebut membuat Bank Nagari memiliki peran penting dalam perputaran keuangan daerah. Ia menyebut dividen Bank Nagari secara rata-rata gabungan menyumbang sekitar 12,12 persen terhadap total PAD wilayah Sumatera Barat.

Kontribusi tersebut bahkan jauh lebih besar di sejumlah daerah yang memiliki kapasitas fiskal terbatas.

Nofrizon mencontohkan dividen Bank Nagari menyumbang sekitar 75,40 persen terhadap total PAD Kota Pariaman. Sementara di Kabupaten Pasaman, Kota Solok, dan Kabupaten Solok, kontribusinya disebut berada di atas 60 persen PAD daerah masing-masing.

“Kalau dividen Bank Nagari turun, tentu akan berdampak terhadap PAD daerah,” ujarnya.

Dana ASN Beralih, DPK Bank Nagari Tertekan

Menurut Nofrizon, ancaman tersebut berkaitan dengan potensi berkurangnya Dana Pihak Ketiga (DPK) yang selama ini masuk dan mengendap di Bank Nagari.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bukan Sekadar Payroll ASN: Masa Depan BPD

Bukan Sekadar Payroll ASN: Masa Depan BPD

Masa depan BPD tidak hanya bergantung pada payroll ASN, tetapi juga inovasi, digitalisasi, kualitas layanan, dan peran strategis.

Payroll ASN Beralih ke Himbara, Dividen Bank Nagari ke Pemda Terancam Menyusut

Payroll ASN Beralih ke Himbara, Dividen Bank Nagari ke Pemda Terancam Menyusut

Pemindahan payroll ASN ke Himbara dinilai mengancam CASA, kredit, laba, dan dividen Bank Nagari yang diterima pemerintah daerah Sumbar.

Payroll ASN Dipindah, Mahyeldi Khawatir BPD Kehilangan Dana Murah dan Dividen Daerah

Payroll ASN Dipindah, Mahyeldi Khawatir BPD Kehilangan Dana Murah dan Dividen Daerah

Payroll ASN berpotensi mengurangi dana murah BPD dan menekan dividen daerah. Mahyeldi meminta kebijakan tersebut dikaji dan dibahas bersama

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer