Kegiatan itu dalam rangka pengawasan holding yang baru terbentuk pada 13 September 2021 itu di Jakarta. Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina meminta pada BUMN yang terus mengawal kemajuan UMKM di tanah air ini agar memberikan fokus mengeliminasi secara ketat praktik rentenir dalam bentuk pinjaman online (pinjol) Ilegal.
Kehadiran holding ultra mikro ini, diharapkannya dapat meningkatkan pemberdayaan dan menyediakan pembiayaan yang lebih lengkap dan lebih murah.
Untuk itu, menurut Nevi, masyarakat pelaku usaha mesti dapat sosialisasi yang lengkap dan menyeluruh agar lebih memahami adanya solusi permodalan yang aman dan tidak memberatkan. Sehingga, secara perlahan, praktik-praktik usaha ilegal yang kerap menyusahkan rakyat dapat dihilangkan dimasa yang akan datang.
Politisi PKS ini mengatakan, bahwa pembentukan Holding Ultra Mikro yang telah mendapat dukungan dari parlemen, yakni Komisi XI dan Komisi VI DPR RI pada 16 Maret & 18 Maret 2021, mesti dapat menjalankan amanatnya dengan meningkatkan sinergi jaringan agar ekspansi usaha bisa dilakukan dengan biaya yang lebih murah, sehingga cost of serve dan acquire customer juga bisa menjadi lebih murah.
Legislator asal Sumatera Barat II ini menambahkan, BRI sebagai induk holding yang keberadaannya telah merata di seluruh penjuru tanah air hingga ke desa-desa, bersama Pegadaian (Persero) dan Permodalan Nasional Madani (Persero) akan mampu mencatatkan efisiensi karena menekan biaya operasional dan biaya dana (cost of fund).
“Saya yakin, holding ultra mikro ini sangat efisien dan sangat mampu bersaing dengan pelaku swasta yang ilegal berkedok pinjaman online padahal mereka rentenir. Saya berharap, holding ini dapat semakin memberi manfaat kepada masyarakat terutama pelaku UMKM yang selama ini banyak mengalami kemunduran bahkan gulung tikar akibat terjerat rentenir," tukas Nevi Zuairina.
Paling penting, kata Nevi, dengan adanya holding tersebut, tiga entitas yang tergabung dalam ultra mikro semakin berkembang sehingga pelayanan kepada nasabah semakin besar dan berkualitas sehingga tidak ada kredit macet,(rel) Editor : padek