Dua juri memberi skor 115-113 dan 114-113 untuk Usyk, sementara juri terakhir memenangkan Fury dengan skor 114-113.
Kemenangan ini mengantarkan Usyk menjadi juara tinju kelas berat sejati pertama di dunia dalam 25 tahun. Prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di era empat sabuk tinju.
Bagi Usyk, kemenangan ini membuat dirinya sejajar dengan petinju legendaris, seperti Muhammad Ali, Joe Louis, dan Mike Tyson. Ia menjadi yang pertama sejak tinju mengakui keberadaan empat sabuk kejuaraan utama tahun 2000-an.
Sebelum Usyk, petinju terakhir yang berhasil menyatukan sabuk kelas berat -tiga sabuk pada saat itu -adalah petinju Inggris, Lennox Lewis, setelah mengalahkan Evander Holyfield tahun 1999.
Fury tampil agresif sejak awal pertarungan, tapi Usyk perlahan-lahan mengambil alih kendali. Bahkan, di ronde kesembilan, Fury "Raja Gipsi" nyaris kalah TKO sebelum diselamatkan oleh bel.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Fury sepanjang kariernya.
Fury sempat mendominasi dengan pukulan body shot yang kuat, namun Usyk membalas dengan pukulan-pukulan balasan yang tajam.
Usyk berhasil membalikkan keadaan pada ronde kedelapan. Di ronde kesembilan, wasit hampir saja menghentikan pertandingan karena pukulan Usyk ke kepala membuat Fury goyah.
Usyk kemudian menjatuhkan Fury ke sudut ring tepat sebelum bel berbunyi, yang dianggap sebagai knockdown.
Setelah hampir kalah TKO, Fury kesulitan melancarkan serangan balik yang konsisten. Knockdown ini pun menjadi faktor penentu dalam kemenangan Usyk.
Usyk mengangkat bendera Ukraina setelah pertarungan, dan berterima kasih kepada timnya yang telah membantunya sukses. "Terima kasih banyak kepada tim saya," kata Usyk sambil menahan air mata di ring setelah kemenangannya.
"Ini adalah kesempatan besar bagi keluarga saya, bagi saya, bagi negara saya. Ini saat yang menyenangkan, ini hari yang menyenangkan," imbuhnya.
Kemenangan Usyk ini sekaligus mengantarkannya ke puncak kejayaan di dunia tinju. Pertandingan ulang dengan Fury diprediksi akan terlaksana pada Oktober mendatang, dan publik menantikan bagaimana Fury akan bangkit dari kekalahannya.
Fury mengatakan dia menang dan menginginkan pertandingan ulang. “Saya memiliki klausul pertandingan ulang dan saya menginginkannya karena saya memenangkan pertarungan itu. Kami akan pergi dan beristirahat dan bertarung lagi di bulan Oktober,” jelas Fury kepada DAZN.(*)