Tim peringkat 72 dunia, Islandia mengejutkan publik Wembley lewat gol cepat yang dicetak oleh Jon Dagur Thorsteinsson.
Thorsteinsson menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan yang melewati sela-sela kaki Stones. Bola tembakannya yang deras menggetarkan gawang Ramsdale. Ini kedua kalinya Islandia menang atas The Three Lions sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.
Inggris sejatinya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di babak pertama melalui Harry Kane. Namun, sang kapten timnas Inggris itu gagal memaksimalkan peluang dari jarak dekat.
Di babak kedua, Inggris tampil lebih menekan. Namun, Islandia mampu bertahan dengan disiplin dan sesekali melancarkan serangan balik berbahaya.
Inggris memasukkan beberapa pemain muda berbakat seperti Cole Palmer, Conor Gallagher, dan Anthony Gordon di babak kedua untuk menambah daya gedor. Tapi, upaya tersebut tak membuahkan hasil dan Inggris harus menelan kekalahan pahit di kandang sendiri.
Kekalahan ini tak hanya mengecewakan, tetapi juga menjadi catatan buruk bagi Inggris. Ini kekalahan pertama dalam laga pemanasan terakhir turnamen besar sejak 1968.
Hasil pertandingan ini menimbulkan keraguan tentang peluang Inggris sebagai salah satu favorit juara Euro 2024. Performa tim asuhan Gareth Southgate dinilai belum meyakinkan dan masih banyak hal yang perlu dibenahi sebelum turnamen dimulai.
Inggris akan memulai petualangan mereka di Euro 2024 dengan menghadapi Serbia di Gelsenkirchen pada 16 Juni mendatang.
Pada pertandingan ini, Inggris tampil tanpa gelandang muda berbakat Jude Bellingham karena masih dalam pemulihan dari cedera.
Jack Grealish, Harry Maguire dan James Maddison tidak dipanggil untuk pertandingan ini karena berbagai alasan.
Kekalahan ini tentu menjadi catatan kurang menyenangkan bagi Inggris sebelum berlaga di Euro 2024. Gareth Southgate selaku pelatih kepala Inggris tentunya memiliki banyak hal yang perlu dibenahi sebelum turnamen dimulai.(*)