Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fajri Incar Juara Grup: Kalah lagi, RiPith Posisi Paling Buncit

Novitri Selvia • Selasa, 30 Juli 2024 | 14:30 WIB

BELUM PUAS: Fajar/Rian mengunci tiket ke perempat final Olimpiade Paris 2024 setelah menaklukkan wakil tuan rumah Lucas Corvee/Ronan Labar di Adidas Arena, kemarin (29/7).(Ig Badminton Na)
BELUM PUAS: Fajar/Rian mengunci tiket ke perempat final Olimpiade Paris 2024 setelah menaklukkan wakil tuan rumah Lucas Corvee/Ronan Labar di Adidas Arena, kemarin (29/7).(Ig Badminton Na)

PADEK.JAWAPOS.COM—Senyum Fajar Alfian/Rian Ardianto merekah usai menaklukkan andalan tuan rumah Lucas Corvee/Ronan Labar dengan skor 2-0 (21-13, 21-10) di Adidas Arena kemarin (29/7). Kemenangan tersebut memastikan FajRi –akronim Fajar/Rian– mendapat tiket ke perempat final Olimpiade Paris 2024.

Fajar mengungkapkan, permainan di laga keduanya ini lebih baik ketimbang saat menekuk wakil Jerman Mark Lamsfuss/Marvin Seidel (21-13, 21-17). “Kami lebih menguasai keadaan meski lawan tuan rumah dengan suporter yang ramai, tipikal suporter sepak bola,” ungkap Fajar.

Mundurnya Mark/Marvin karena cedera juga tak membuat Fajar/Rian goyah. Padahal, karena mundur, poin kemenangan yang didapat sebelumnya dianggap 0. “Dengan mundurnya pasangan Jerman, memang poin kami kembali nol, tapi kami coba ambil sisi positifnya,” ujar Fajar.

Sisi positif yang dimaksud pemain SGS Bandung itu lantaran duo Jerman tidak mundur dari awal. “Jadi, kami punya kesempatan mencoba lapangan terlebih dahulu,” ucapnya.

Dua kemenangan yang sudah diraih membuat FajRi lebih percaya diri jelang melawan duo India Satwiksairaj Rnakireddy/Chirag Shetty hari ini (30/7). Pertandingan tersebut diketahui untuk memperebutkan status juara grup. Sebelumnya, Satwiksairaj/Chirag juga sukses mengalahkan Lucas/Ronan (21-17, 21-14).

Pertarungan antara FajRi dengan ganda yang kerap dijuluki duo bisik-bisik itu cukup sengit. Dari lima partai yang sudah dilalui, dua di antaranya untuk kemenangan FajRi. “Kami senang bisa ke perempat final, tapi kami belum puas. Sekarang kami ingin mengincar posisi juara grup dulu,” ungkapnya.

Sayang, sukses FajRi gagal diikuti ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Mereka harus takluk oleh wakil tuan rumah Tom Gicquel/Delphine Delrue dengan dua game langsung (13-21, 15-21). Kekalahan tersebut membuat RiPith harus gugur.

RiPith, Tom/Delphie, dan Kim Won Ho/Jeong Na Eun sama-sama mengoleksi satu kemenangan. Tapi, Kim/Jeong lolos ke fase selanjutnya dengan keunggulan rasio set kemenangan-kekalahan 3-5. Berbanding 2-4 bagi Tom/Delphine. Sedangkan RiPith di posisi paling buncit dengan 2-5.

Rinov mengakui selalu bermain tertekan dari game pertama hingga akhir. “Lawan sepertinya lebih nothing to lose. Sementara kami ada tegang dan nervous ingin menang tapi malah jadi bumerang,” ujarnya.

Pemain binaan PB Djarum itu mengaku sebetulnya sangat ingin masuk ke babak selanjutnya. “Tapi mungkin ini sudah jalannya, saya tetap bersyukur. Ini bagian dari pengalaman karena ini Olimpiade pertama saya,” sebutnya.

Secara keikutsertaan perdananya ini, Rinov menyebut sudah maksimal dari persiapan, latihan, dan lain-lain. “Tapi inilah hasil yang harus kami terima. Saya pribadi meminta maaf untuk keluarga, pelatih, PBSI, teman-teman, dan Indonesia karena hasilnya belum memuaskan,” katanya. (raf/c17/bas/jpg)

Editor : Novitri Selvia
#Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto #SGS Bandung #Ripith #Fajri Incar Juara Grup #Lucas Corvee #badminton #rinov rivaldy/pitha haningtyas mentari #Adidas arena #final Olimpiade Paris 2024