Kemenangan ini terjadi tiga hari setelah Barcelona menjuarai Piala Super Spanyol, usai menaklukkan Real Madrid 5-2 di King Abdullah Sports City, Arab Saudi.
Pencapaian Blaugrana melanjutkan awal sempurna di tahun 2025 dengan performa dominan dan permainan menyerang yang mengesankan.
Sejak awal, Barcelona mengendalikan pertandingan dengan penuh percaya diri. Dalam formasi 4-3-3, Hansi Flick memilih untuk memainkan Dani Olmo menggantikan Robert Lewandowski yang tampil sebagai false nine.
Keputusan ini terbukti tepat karena hanya dalam tiga menit, Olmo berhasil memberikan assist brilian kepada Gavi yang menyelesaikannya dengan gol indah untuk membawa Barcelona unggul 1-0.
Betis yang tidak mampu memberikan tekanan berarti pada Barcelona lebih banyak bertahan sepanjang babak pertama.
Meski demikian, Betis memiliki satu peluang emas ketika Vitor Roque mendapatkan umpan silang dari Jesús Rodríguez. Namun tembakannya berhasil diselamatkan kiper Barcelona, Inaki Pena.
Barcelona hampir mencetak gol kedua lewat tendangan keras Jules Kounde yang diteruskan oleh Lamine Yamal. Sayangnya, gol tersebut dianulir oleh VAR karena Kounde berada dalam posisi offside.
Babak pertama ditutup dengan skor 1-0, meskipun Barcelona mendominasi penguasaan bola dan peluang.
Memasuki babak kedua, Real Betis mencoba meningkatkan intensitas dengan menekan lebih tinggi.
Barcelona tetap tenang dan mampu mengatasi tekanan. Pada menit ke-60, Raphinha menggandakan keunggulan melalui gol yang memanfaatkan bola pantul setelah tendangan Yamal diblok.
Tak lama setelahnya, giliran Ferran Torres mencetak gol keempat usai menerima umpan matang dari Dani Olmo.
Pada menit-menit akhir, Yamal akhirnya mencatatkan namanya di papan skor dengan gol kelima yang tercipta berkat umpan dari Fermin Lopez.
Betis mendapatkan hadiah penalti setelah Kounde melanggar Rodriguez. Vitor Roque mencetak gol hiburan untuk tim tamu.
Barcelona kini bersiap menghadapi tantangan besar di La Liga dan Liga Champions dalam beberapa minggu mendatang.
Lamine Yamal Bersinar
Usai pertandingan, Pau Cubarsi memberikan pujian tinggi kepada rekan setimnya, Lamine Yamal, yang kembali tampil gemilang dalam kemenangan besar ini.
Pemain berusia 17 tahun itu tidak hanya mencetak gol, tapi juga memberikan assist yang berperan penting dalam terciptanya beberapa gol Barcelona. "Lamine pantas mendapatkan segalanya. Saya sangat menyukai Lamine dan sekarang seluruh dunia menyukainya," kata Cubarsi.(*)
Editor : Heri Sugiarto