Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Jelang Puasa

M
Penulis: Mengki Kurniawan❯

Salah satu toko emas di Pasar LubukBuaya, Senin (26/1/2026).
Salah satu toko emas di Pasar LubukBuaya, Senin (26/1/2026).
PADEK.JAWAPOS.COM—Menjelang bulan suci Ramadhan, harga emas di Pasar Lubukbuaya, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, terpantau terus mengalami kenaikan, Senin (26/1/2026). Saat ini, harga emas murni kadar 99 persen telah mencapai Rp2.720.000 per gram, menjadi level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.


Advertisement

Kenaikan harga emas tersebut dipengaruhi oleh fluktuasi pasar global serta situasi geopolitik dunia yang masih diliputi ketidakpastian. Kondisi ini membuat pergerakan harga emas cenderung berubah setiap hari.

“Harga emas ini tidak permanen dan bisa naik turun setiap harinya. Kita sangat bergantung pada situasi politik dan ekonomi global,” ujar Eri, 60, pedagang emas di Pasar Lubukbuaya.

Selain emas murni 99 persen, harga emas kadar 97 persen juga ikut mengalami kenaikan dan saat ini diperdagangkan di angka Rp2.680.000 per gram. Menurut Eri, pergerakan harga emas biasanya paling dinamis terjadi pada akhir pekan dan awal pekan.

Advertisement

“Biasanya perubahan harga paling terasa itu hari Sabtu dan Senin, karena mengikuti pembukaan pasar internasional,” jelasnya.

Meski harga emas terus merangkak naik, kondisi tersebut justru berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. Banyak warga memilih menahan diri untuk membeli emas dan lebih memprioritaskan kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

“Kalau harga sudah tinggi seperti ini, masyarakat cenderung menunggu. Akibatnya transaksi sepi dan perputaran modal pedagang juga melambat,” tambah Eri.

Advertisement

Sepinya transaksi emas turut memengaruhi perputaran uang di pasar tradisional. Namun demikian, emas tetap dipandang sebagai aset aman (safe haven) oleh sebagian masyarakat untuk melindungi nilai kekayaan dalam jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Eri tetap menyarankan masyarakat yang memiliki dana lebih untuk mempertimbangkan pembelian emas sebagai investasi. Ia menilai masih ada peluang harga emas terus meningkat hingga menjelang Lebaran.

“Masyarakat sebaiknya rutin memantau harga harian. Dengan begitu, bisa menentukan waktu terbaik untuk membeli atau menjual di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu,” pungkasnya. (cr3)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harga Emas Stabil, Investor Tunggu Data Payrolls AS

Harga Emas Stabil, Investor Tunggu Data Payrolls AS

Harga emas stabil di US$4.468,27 per ounce. Investor menunggu data payrolls AS untuk melihat arah kebijakan suku bunga The Fed.

Emas Rebound 1%, Dolar Melemah Usai Yen Jepang Menguat, Pasar Tunggu Sinyal Fed

Emas Rebound 1%, Dolar Melemah Usai Yen Jepang Menguat, Pasar Tunggu Sinyal Fed

Harga emas rebound 1% setelah tiga sesi turun. Dolar melemah usai yen menguat, sementara pasar menanti sinyal suku bunga The Fed.

Harga Emas Tertekan, Yield Treasury AS Tembus Level Tertinggi Sejak 2007

Harga Emas Tertekan, Yield Treasury AS Tembus Level Tertinggi Sejak 2007

Harga emas turun 1,5% ke US$4.351 akibat aksi jual Treasury AS dan kenaikan minyak. Pasar menanti risalah The Fed Juli.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer