Kegiatan tersebut sudah menjadi program rutin dari rumah sakit yang didirikan oleh salah seorang dokter bedah pertama di Sumbar, Prof Kamardi Thalut.
“Biasanya masyarakat yang mendatangi rumah sakit kami, sekarang kami berbagi indahnya Ramadhan dengan 33 orang anak-anak di Panti Asuhan Alfath Tauhid,” ucap Direktur Utama RSKB Ropanasuri, Taufik Akbar.
Dokter spesialis orthopedi ini mengajak istrinya, dr Dwi Anie Kheydia dan karyawan RSKB Ropanasuri berbuka bersama dengan anak-anak di Panti Asuhan.
Tak hanya itu, mereka pun berbagi cerita dan semangat kepada anak-anak untuk mengapai harapan dan cita-citanya. ”Kami memilih panti asuhan ini, karena panti ini mendidik anak-anak yatim bisa tahfiz Al Quran,” kata Taufik Akbar seraya menyebutkan, kalau di Ramadhan kali ini memberikan sumbangan uang dan Al Quran. Tujuannya, agar kelak mereka menjadi penghafal Quran.
Sementara itu, Dr Rima Semiarty dan Quinta Sari dari PT Kamardi Isye Famili mengatakan hal sama. “Teruslah hafal Al Quran dan giat belajar. Sebab, Unand sudah membuka jalur tahfiz Quran bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” jelas Rima.
Dia mengajak untuk menjadikan RSKB Ropanasuri sebagai rumah kedua bagi anak-anak di panti asuhan. Sebab, konsep utama RSKB Ropanasuri dibangun sebagai rumah sakit yang homey, rumah sakit senyaman rumah.
Tahun ini, RSKB Ropanasuri terus mengembangkan sayapnya. Mulai menambah dokter ahli yang baru. “Saat ini kita sudah memiliki dokter bedah onkologi, urologi, dokter ortopedi, penyakit dalam dan THT,” ujarnya.
Menurutnya, ke depan pihaknya akan menambah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur.
“Rencana kami akan membangun gedung untuk memperbanyak ruang rawat inap. Agar masyarakat dilayani. Saat ini, kami hanya memiliki 25 bed, artinya hanya bisa merawat 25 pasien,” jelas Taufik Akbar yang merencanakan pengembangan bangunan akan di mulai tahun ini.
Dalam waktu dekat, tambah dia, RSKB Ropanasuri juga akan menambah dan memperbaharui alat-alat kesehatan. Misalnya, alat rekam medis elektronik, agar data pasien tersimpan akurat di komputer rumah sakit. (rdo) Editor : Novitri Selvia