Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Algamar mengatakan gerakan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Pantai Padang.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah tidak ‘menghabisi’ para PKL. Kami tetap mendukung mereka untuk berjualan,” kata Andree, Selasa (17/10).
Menurutnya, sudah hampir seminggu belakangan setiap OPD mendatangi Pasar Kuliner Pantai Padang untuk berbelanja. “Jadi kita ajak mereka berbelanja dan berwisata di sana,” tutur Andree.
Kalau PKL merasa kurang dengan hasil pendapatannya, maka pemerintah, sesuai dengan komitmen yang disampaikan wali kota akan membantu PKL dengan setiap harinya ada satu OPD yang berbelanja.
Saat ini, sebutnya, di Pemko Padang ada sebanyak 53 OPD. Artinya akan ada 53 hari yang akan dimanfaatkan untuk berbelanja dengan OPD yang berbeda setiap harinya.
Selain itu, ia juga menyatakan kondisi perekonomian bagi PKL di sana sudah mulai membaik. “Jadi, yang kita lakukan ini adalah sebagai bentuk memotivasi saja,” sambungnya.
Selain itu, Andree juga menyinggung soal penyerangan yang dilakukan oleh beberapa oknum PKL di Pantai Padang tempo hari lalu, katanya, Pemko akan terus berkoordinasi dengan Polresta Padang.
“Untuk kasus itu, kita selalu berkoordinasi dengan Polresta Padang. Kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar. Katanya ada ibu-ibu yang mendapat kekerasan dan diinjak-injak oleh petugas kita dan ternyata itu tidak benar,” jelasnya.
Tak hanya itu, setiap kali petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap PKL, akan selalu persuasif. “Kita selalu mengingat kepada petugas untuk persuasif dalam melakukan penertiban,” ucapnya. (s) Editor : Novitri Selvia