Dalam kesempatan tersebut, Maigus menekankan bahwa tema kegiatan, “Pesantren Ramadhan Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara”, sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang dalam mengoptimalkan fungsi masjid dan musala.
“Tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi muda berbasis teknologi dan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Maigus menambahkan, Smart Surau merupakan langkah strategis memperkuat pendidikan karakter anak sejak dini.
“Melalui Pesantren Ramadhan berbasis Smart Surau, kita ingin menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritual,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Padang berkomitmen mendorong inovasi dalam kegiatan keagamaan agar selaras dengan perkembangan zaman.
“Program ini juga bagian dari upaya kita mewujudkan Padang Juara, di mana generasi mudanya unggul, berkarakter, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk kemaslahatan umat,” tambah Maigus.
Tahun ini, kegiatan Pesantren Ramadhan diikuti 168 siswa dan siswi dari tingkat SD/MI hingga SMP/MTs di Kecamatan Nanggalo.
Para peserta menerima pembelajaran Al-Qur’an, fiqih, akidah akhlak, dan materi pendukung yang interaktif serta edukatif.
Kegiatan ini melibatkan guru, pembina, dan pengurus masjid yang aktif mendampingi peserta selama pelaksanaan.
Wakil Wali Kota Padang berharap, melalui kegiatan ini, para pelajar dapat memanfaatkan bulan suci untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kedisiplinan.(*)
Editor : Heri Sugiarto