Peningkatan permintaan terjadi terutama pada komoditas semangka, jeruk, dan kurma, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk konsumsi berbuka puasa dan usaha takjil selama bulan Ramadan.
Asrial (55), pemilik Toko Buah Alam Sari di Pasar Buah Lubuk Buaya, menyatakan penjualan buah mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari biasa.
“Ada peningkatan, yang paling signifikan itu di buah semangka sama jeruk. Kami jual eceran semangka dengan dipotong-potong, itu banyak dibeli,” ujar Asrial.
Ia memperkirakan kenaikan penjualan mencapai sekitar 25 persen, yang turut mendorong peningkatan omzet usahanya.
“Kira-kira sampai sekarang sekitar 25 persen peningkatannya daripada hari biasa. Omzet kita juga meningkat, tapi harga dari pengepul itu juga naik, sekitar 15 sampai 20 persen,” jelasnya.
Menurut Asrial, kenaikan harga dari pengepul merupakan pola yang terjadi setiap Ramadan dan biasanya akan kembali normal setelah bulan puasa berakhir.
Ia menambahkan, peningkatan pembelian diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari setelah Lebaran sebelum kembali ke kondisi normal.
Keterangan serupa disampaikan Pinky Nabila Putri (19), karyawan Toko Buah UD Rizky di lokasi yang sama.
“Paling signifikan itu kurma, jeruk, sama semangka. Kalau kurma itu karena kita jualnya pas bulan puasa saja. Yang beli ada untuk konsumsi pribadi dan keluarga, ada juga untuk diolah kembali dan dijual sebagai takjil,” kata Pinky, Senin (23/2/2026).
Ia menyebutkan omzet di tokonya meningkat sekitar 15–20 persen selama awal Ramadan.
Di sisi lain, Mona Okta Marina (42), pemilik usaha Mosa Buah, menyampaikan peningkatan penjualan di tempatnya tidak terlalu signifikan meski harga modal dari pengepul naik selama Ramadan.
Baca Juga: Yota Balad Tegaskan Siskeudes 2026 Jadi Instrumen Vital Transparansi Dana Desa di Pariaman
“Harga dari pengepul meningkat, sedangkan penjualan tidak signifikan meningkat. Jual beli tidak lebih signifikan dari biasanya, sementara harga buah naik selama bulan puasa ini,” ujarnya.
Untuk menjaga stabilitas penjualan, Mona bekerja sama dengan dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang tetap beroperasi selama Ramadan sehingga permintaan buah harian tetap tersedia.
Pedagang memperkirakan penjualan buah akan kembali meningkat menjelang Lebaran sebelum kembali stabil setelah periode hari raya berakhir.(*)
Editor : Hendra Efison