Program tersebut difokuskan pada penguatan kesiapsiagaan dan ketahanan warga dalam menghadapi risiko bencana di wilayah Kota Padang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak untuk Pemulihan Bencana Sumatera yang didanai melalui hibah Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Program itu menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya pemulihan serta pengurangan risiko bencana di wilayah Sumatera melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berbasis masyarakat.
Acara penutupan dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Padang, LPPM UNP, pimpinan Fakultas MIPA UNP, serta unsur BPBD Kota Padang.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa memberikan pelatihan mitigasi bencana, edukasi lingkungan, dan pendampingan keterampilan dasar tanggap darurat kepada warga setempat.
TP PKK dan remaja masjid dibekali pemahaman mengenai prosedur evakuasi, penggunaan peralatan darurat, hingga penyusunan tas siaga bencana sebagai langkah antisipatif menghadapi kondisi darurat.
Sebagai bentuk keberlanjutan, tim mahasiswa menyerahkan sarana pendukung kesiapsiagaan berupa tas siaga bencana lengkap dengan perlengkapannya, tandu, velbed, helm keselamatan, serta modul pelatihan SAR.
Selain itu, diserahkan pula peralatan posyandu berupa timbangan bayi dan alat ukur tinggi badan guna mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Padang, Syahrial Kamat, mengapresiasi kontribusi mahasiswa UNP dalam mendukung program pengurangan risiko bencana di Kota Padang yang dikenal memiliki potensi risiko kebencanaan tinggi.
Ia menyampaikan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan masyarakat melalui sinergi program yang berkelanjutan.
Ketua Tim Pengabdian, Sandi Fransisco Pratama, menegaskan kegiatan tersebut merupakan implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyebut dukungan hibah DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memungkinkan mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan ketahanan wilayah.
Penutupan kegiatan ditandai dengan buka puasa bersama yang mempererat kebersamaan mahasiswa, dosen, perangkat kelurahan, dan masyarakat setempat.
Program Mahasiswa Berdampak diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Kelurahan Koto Pulai sebagai wilayah yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi kebencanaan di masa mendatang. (Aamishyia Zulaikha/NIM 23032040)
Editor : Hendra Efison